Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan yang Seperti Kota Mati

Kompas.com - 27/01/2020, 10:01 WIB
Rio Alfi, mahasiswa Indonesia di Wuhan Tangkapan layar video Kompas TvRio Alfi, mahasiswa Indonesia di Wuhan
|
Editor Krisiandi

JAKARA, KOMPAS.com - Mahasiswa Indonesia di Wuhan, China, Rio Alfi, menceritakan kondisi WNI dan kondisi kota yang seolah telah mati setelah menyebarnya virus corona di kota itu.

Hal itu diungkapkan Rio melalui tayangan video yang diunggap di akun Youtube Kompas TV, Minggu (26/1/2020).

Rio mengatakan, seluruh transportasi umum seperti kereta listrik dan bus sudah berhenti beroperasi.

Otoritas setempat juga meminta penduduk tak keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak.

"Sudah tiga hari Wuhan di-knocked down. Transportasi umum sudah ditutup. Baik kereta, bus, dan subway dihentikan untuk sementara waktu. Kabar terakhir yang saya terima di Wuhan mulai besok tidak bisa menggunakan kereta listrik lagi," kata Rio.

Baca juga: Virus Corona, Penutupan Tempat Wisata dan Update Lion Air Rute Wuhan

Ia menambahkan, saat ini musim dingin sedang berlangsung di Wuhan. Masyarakat setempat baru saja selesai merayakan tahun baru China (imlek).

Melalui tayangan video Rio, kondisi kota Wuhan sangat sepi. Hampir tak ada orang lalu lalang di jalan-jalan besar kota. Pusat perbelanjaan pun sunyi dan hanya dikunjungi satu atau dua orang.

Rio menambahkan, otoritas setempat juga meminta para penduduk dan mahasiswa di Wuhan tak keluar rumah serta asrama dan berdiam diri di kamar.

Mereka diminta menjauhi tempat yang ramai dikunjungi orang agar tak terjangkit virus corona.

"Jadi aktivitas mungkin dilakukan dengan jalan kaki. Sampai saat ini belum ada kepastian sampai kapan Wuhan ditutup. Belum ada info terbaru baik dari KBRI maupun pemerintah China sendiri," lanjut dia.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X