Satgas PETI Tutup Empat Tambang Emas Ilegal di Lebak

Kompas.com - 21/01/2020, 11:32 WIB
Penambang emas yang mayoritas masyarakat Silungkang, Sawahlunto, Sumatera Barat melakukan penambangan ilegal, Selasa (19/3/2019). Dok. Humas Pemprov SumbarPenambang emas yang mayoritas masyarakat Silungkang, Sawahlunto, Sumatera Barat melakukan penambangan ilegal, Selasa (19/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) telah menutup empat lokasi pengolahan hasil tambang emas ilegal di Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten.

"Empat tempat pengolahan tambang di wilayah Lebak Gedong dan Cipanas, kami lakukan penindakan berupa pemasangan garis polisi," ungkap Kapolda Banten Irjen (Pol) Agung Sabar Santoso melalui keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan ratusan alat pengolahan emas atau gelundung, merkuri, hingga batu yang akan diolah menjadi emas.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal Sebabkan Banjir Bandang Bogor, Menteri LHK: Masih Kita Investigasi

Selain itu, tim juga meminta keterangan dari total 12 orang saksi.

Sebanyak delapan orang saksi dari empat titik tambang ilegal. Kemudian empat orang lainnya adalah saksi ahli.

Namun, ia tidak merinci ahli pada bidang apa yang dimintai keterangan.

"Para pekerja dan pengawas juga sudah kita lakukan pemeriksaan, pekerja bagian glundung dengan upah Rp 100.000 per hari, pemecah urat emas dari batu menjadi serbuk dengan upah per karung Rp 25.000 per karung," ujar Agung.

"Sedangkan untuk saksi ahli ada empat orang yang telah memberikan penjelasan," lanjut dia.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal di Blok Cikidang Gunung Halimun Ditutup Permanen

Selanjutnya, tim akan memeriksa pemilik tambang emas ilegal tersebut.

Sebelumnya, Satgas PETI Polri bakal menutup penambangan ilegal di Gunung Halimun Salak, Kabupaten Lebak, Banten.

Aktivitas tambang ilegal di Gunung Halimun Salak diduga menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X