Bertemu Dubes Negara Uni Eropa, Yasonna Minta WNI Bebas Visa Schengen

Kompas.com - 14/01/2020, 19:33 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly turut membahas visa Schengen dalam pertemuan dengan 20 duta besar negara-negara Eropa di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Selasa (14/1/2020) siang.

Lewat pertemuan itu, Yasonna meminta negara-negara Eropa memberikan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia yang berkunjung ke Eropa, terutama yang masuk area Schengen.

Baca juga: 37 Negara Bebas Visa untuk WNI, Jepang dan Jeju Island Termasuk

"Kita juga meminta reciprocity-nya (timbal balik) supaya mereka untuk pertimbangkan memberikan bebas visa Schengen ke kita," kata Yasonna usai pertemuan tersebut.

Yasonna meminta timbal balik dari negara-negara Uni Eropa karena selama ini Indonesia memberikan kebijakan bebas visa kepada warga negara Eropa.

"Saya juga menyampaikan tentang kerja sama di bidang imigrasi, kita meminta, karena kita sudah memberikan bebas visa kunjungan untuk turisme dan bisnis," kata Yasonna.

Baca juga: Bertemu Presiden Armenia, Jokowi Minta Bebas Visa

Adapun visa Schengen adalah visa yang mesti dimiliki untuk bisa menjelajahi 26 negara Eropa yang tergabung dalam kawasan Schengen.

Sejumlah negara yang masuk dalam kawasan Schengen antara lain Perancis, Jerman, Italia, dan Belanda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Wacana Reshuffle Kabinet Tiba-tiba Muncul...

Saat Wacana Reshuffle Kabinet Tiba-tiba Muncul...

Nasional
Kepuasan Publik terhadap Pemerintah 61,4 Persen, PKS: Bukan Prestasi

Kepuasan Publik terhadap Pemerintah 61,4 Persen, PKS: Bukan Prestasi

Nasional
Langkah KPK Hentikan Penyelidikan 36 Dugaan Korupsi Tuai Polemik

Langkah KPK Hentikan Penyelidikan 36 Dugaan Korupsi Tuai Polemik

Nasional
Dewas TVRI Sebut Pemilihan Dirut Tak Perlu Izin KASN

Dewas TVRI Sebut Pemilihan Dirut Tak Perlu Izin KASN

Nasional
Hadiri HUT Ikatan Pelajar NU, Wapres Minta Kembangkan Cara Pikir Toleran

Hadiri HUT Ikatan Pelajar NU, Wapres Minta Kembangkan Cara Pikir Toleran

Nasional
Ketua DPR Minta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Manfaatkan Medsos

Ketua DPR Minta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Manfaatkan Medsos

Nasional
Gerindra Bersyukur Elektabilitas Prabowo Tertinggi pada Pilpres 2024, tetapi...

Gerindra Bersyukur Elektabilitas Prabowo Tertinggi pada Pilpres 2024, tetapi...

Nasional
Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Nasional
Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa 'Digebuk' Ramai-ramai

Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa "Digebuk" Ramai-ramai

Nasional
Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: 'Starting Point' yang Luar Biasa

Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: "Starting Point" yang Luar Biasa

Nasional
61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

Nasional
Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Nasional
Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Nasional
Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X