Kompas.com - 04/01/2020, 22:51 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, bersana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Kamis (2/2/2019) sore. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, bersana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Kamis (2/2/2019) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo bersama dengan Menko PMK Muhadjir Effendi menyambangi sejumlah pengungsi akibat longsor di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1/2019).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, Kepala BNPB Doni dan Menko PMK Muhadjir sebelumnya berkunjung ke Lebak, Banten kemudian menyambangi Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

"Usai meninggalkan Lebak, Banten dan transit di Lanud Atang Sanjaya, Bogor. Sekitar pukul 14.30 WIB menggunakan helikopter Bell 412, Kepala BNPB bersama Menko PMK tiba di Lokasi terdampaknya banjir dan longsor di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor," kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/1/2020).

Baca juga: Material Longsor Dibersihkan, Akses Jalan ke Wisata Dieng Lancar

Agus mengatakan, kunjungan tersebut didampingi Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Dirjen Kemensos Harry Hikmat, Deputi PMK Dody Hargo, Sestama BNPB Harmensyah dan Plt. Deputi bidang Penanganan Darurat Dody Ruswandi.

"BNPB memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp.500 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Menko PMK kepada Wakil Bupati Bogor," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, Menko PMK Muhadjir menyoroti kesehatan, kebutuhan makan sehari-hari, dan tempat penampungan yang layak bagi para pengungsi.

"Kemudian rombongan melakukan tinjauan lapangan lokasi terdampak dari udara sebelum kembali ke Halim Perdanakusumah, Jakarta," pungkasnya.

Baca juga: Tiga Rumah Ditimpa Longsor, Korban Mengungsi ke Rumah Keluarga

Dilansir di TribunnewsBogor.com, Warga di Desa Pasirmadang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor mengungsi setelah rumah mereka diterjang longsor pada awal tahun baru 2020.

Pantuan TribunnewsBogor.com, Jumat (3/1/2020), mereka mengungsi di masjid dan juga Kantor Desa Pasir Madang.

Setiap ruangan yang ada di Kantor Desa Pasirmadang dipenuhi oleh warga yang mengungsi.

Bahkan, bagi warga yang tak kebagian tempat di kantor tersebut, terpaksa menjadikan lorong sebagai tempat dia tidur.

"Dari 9 kampung, yang terkena bencana itu 6 kampung," kata Kepala Desa Encep Sunarya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (3/1/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

Saksi Ungkap Lakukan Demo Tolak Omnibus Law Bukan karena Tweet Jumhur Hidayat

Nasional
ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

ICW Sebut Ada Upaya Peretasan dalam Konferensi Pers soal Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Nasional
Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Nasional
Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Nasional
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Nasional
Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Nasional
Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Nasional
Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Nasional
Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nasional
Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Nasional
Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Nasional
Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X