Sakit, Setya Novanto Dirawat di RSPAD Gatot Subroto

Kompas.com - 27/12/2019, 22:47 WIB
Terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto (tengah) berada dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Setya Novanto  menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari terkait  kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik dengan dugaan menerima uang sebanyak Rp4 miliar untuk memuluskan pembahasan anggaran perpanjangan proyek pada tahun anggaran 2013. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc. ANTARA/RENO ESNIRTerpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto (tengah) berada dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Setya Novanto menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik dengan dugaan menerima uang sebanyak Rp4 miliar untuk memuluskan pembahasan anggaran perpanjangan proyek pada tahun anggaran 2013. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua DPR Setya Novanto dipindah dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur, sejak Kamis (26/12/2019).

Pemindahan ini untuk memudahkan terpidana kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) ini menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak, Novanto telah dijadwalkan menjalani pemeriksaan di rumah sakit tersebut.

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Jabar Bantah Istimewakan Sel Setya Novanto

"Prosedur pemindahan sudah kita tempuh sesuai dengan SOP. Bahwa yang bersangkutan memeriksakan ritme jantung yang memang berdasarkan status yang ada di kami, dia memang terjadwal untuk diperiksa," kata Liberti di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Ia mengaku, tidak dapat memastikan sampai kapan Novanto akan menjalani pemeriksaan tersebut.

Hal itu disebabkan menjadi ranah dokter dalam menentukan kondisi kesehatan Novanto, sehingga ia dapat kembali menjalankan hukuman.

Baca juga: Novanto Dirawat Di RSPAD, Kemenkumham Pastikan Pengawalan 24 Jam

Ia memastikan, setelah ada lampu hijau dari dokter RSPAD bahwa Novanto telah dinyatakan sehat, maka pihaknya akan kembali menjemput mantan politikus Partai Golkar tersebut.

"(Sampai kapannya) tergantung dokter. Silahkan bertanya ke dokter," kata dia.

Setya Novanto divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Menurut majelis hakim, Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X