Kompas.com - 17/12/2019, 10:22 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan keterangan pers soal penganugerahan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kantor Kemenko PMK, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan keterangan pers soal penganugerahan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kantor Kemenko PMK, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) akan menggelar acara Anugerah Revolusi Mental 2019 yang diperuntukkan bagi kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, badan usaha, koperasi, dan organisasi masyarakat.

"Kami melakukan perubahan, peningkatan, penyempurnaan program revolusi mental," kata Menko PMK Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Selasa (17/12/2019).

"Tahun ini kami akan memberikan semacam penghargaan kepada institusi baik pemerintah maupun non pemerintah dengan kriteria dan indikator tertentu yang kami anggap memiliki concern dan perhatian tinggi terhadap gerakan revolusi mental ini," lanjut dia.

Baca juga: Ketua DPP Nasdem: Surya Paloh Minta Jokowi Fokus Revolusi Mental di Periode Kedua

Muhadjir mengatakan, tujuan menggelar penganugerahan ini dalam rangka mengejawantahkan gerakan revolusi mental agar menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat.

Apalagi, kata dia, revolusi mental pada dasarnya merupakan gerakan sosial kemasyarakatan yang diinisiasi dan dilakukan kekuatan masyarakat sipil.

"Sehingga pemerintah lebih memposisikan diri untuk mendorong, memberikan stimulasi, dan memprovokasi agar gerakan-gerakan terus bergulir di semua lini kehidupan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa indikator yang diterapkan untuk menilai, kata dia, di antanya melihat sejauh mana kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, badan usaha, koperasi, dan organisasi kemasyarakatan itu melakukan gerakan yang menimbulkan perubahan signifikan, bermakna, dan masif.

Baca juga: Bentuk Revolusi Mental, Khofifah Sarankan Siswa Ziarah Ke Makam Gubernur Pertama Jatim

"Intinya mengacu pada apa yang dinyatakan Presiden, yaitu gerakan hijrah. Revolusi mental itu, berpindah dari yang tidak baik ke keadaan yang baik atau dari yang sudah baik ke yang lebih baik," kata dia.

Rencananya, penghargaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (21/12/2019) mendatang.

Sebelumnya, rapat koordinasi nasional (rakornas) Gerakan Nasionak Revolusi Mentak (GNRM) akan diselenggarakan dengan melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan perwakilan organisasi sosial.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

Nasional
Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

Nasional
Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

Nasional
Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

Nasional
Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

Nasional
Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

Nasional
Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

Nasional
UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

Nasional
DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

Nasional
Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Anggota Baleg Sebut Tak Ada Pengurangan Pasal dalam Revisi UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

UPDATE 7 Desember: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 48,03 Persen

Nasional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Bagaimana Nasib Cuti ASN?

Nasional
UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

UPDATE: Tambah 375.878 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 0,09 Persen

Nasional
UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

UPDATE 7 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Lansia Capai 55,45 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.