Ketua DPP Nasdem: Surya Paloh Minta Jokowi Fokus Revolusi Mental di Periode Kedua

Kompas.com - 08/07/2019, 22:03 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat memberikan pidato sambutan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (20/11/2018). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comKetua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat memberikan pidato sambutan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (20/11/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dengan pengurus Partai Nasdem di Istana Bogor, Senin (8/7/2019) sore.

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya menyebut, dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu Jokowi mengucapkan terimakasih kepada Nasdem yang telah mendukungnya di Pilpres 2019.

"Pak Jokowi berterima kasih atas totalitas Partai Nasdem memenangkan Jokowi dua periode. Enggak neko-neko," kata Willy usai pertemuan.

Baca juga: Kongres 2 Nasdem, Surya Paloh Kemungkinan Kembali jadi Ketum

Selain dihadiri Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, hadir seluruh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem dari 34 Provinsi. Ada juga sejumlah pengurus inti DPP Nasdem.

"Semua datang. Total ada 50 yang ikut. Pertemuan berlangsung santai banget. Sambil makan bakso, ngobrol-ngobrol sama presiden, ketawa-ketawa. Sambil bahas agenda ke depan," kata dia.

Menurut Willy, dalam pertemuan itu Surya Paloh banyak memberikan masukan untuk periode kedua pemerintahan Jokowi. Surya ingin agar Jokowi bersama Ma'ruf Amin fokus menerapkan revolusi mental.

Jargon ini sebenarnya sudah disuarakan oleh Jokowi sejak kampanye Pilpres 2014 lalu, namun pemerintah justru lebih banyak fokus pada pembangunan infrastruktur fisik selama lima tahun terakhir.

Baca juga: Setelah PKB dan Golkar, Kali Ini Pengurus Nasdem yang Temui Jokowi di Istana

"Tadi Pak Surya menyitir bagaimana soal revolusi mental, restorasi Indonesia harus menjadi fokus periode kedua ini. Karena ini menjadi komitmen kita. Benang merah antara program Jokowi dan platform perjuangan Partai Nasdem," kata Willy.

Willy juga menegaskan dalam pertemuan itu, pihaknya dan Jokowi sama sekali tidak membahas soal kursi menteri. Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi dalam menyusun kabinet untuk pemerintahan yang baru.

"Nasdem kan politiknya tidak politik bagi-bagi kursi, bagi-bagi posisi. Lebih banyak bicara agenda ke depan. Enggak ada bicara kursi menteri," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X