Nadiem Minta Dinas Pendidikan Petakan Sebaran Guru di Daerah

Kompas.com - 11/12/2019, 21:50 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim dalam acara Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta (11/12/2019). DOK. KEMENDIKBUDMendikbud Nadiem Makarim dalam acara Rapat Koordinasi Bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta (11/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim meminta para kepala dinas pendidikan memetakan sebaran guru di daerahnya.

Menurut Nadiem, persebaran guru perlu dievaluasi sebagai salah satu rujukan pemerataan kualitas pendidikan.

"Ini yang saya butuh dukungan bapak dan ibu semua untuk segera melakukan evaluasi paling tidak dari jumlah kuantitas guru. Paling tidak kalau ada sekolah-sekolah yang banyak sekali guru di sekolah itu, untuk bisa berlaku adil di sekolah lain yang kekurangan guru," ujar Nadiem di hadapan para kepala dinas pendidikan dari seluruh Indonesia saat memaparkan program "Merdeka Belajar" di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Nadiem mengatakan, Kemendikbud tidak bisa melakukan pemetaan kuantitas guru tanpa bantuan stakeholder di daerah.

Setelah dilakukan pemetaan, Nadiem meminta agar ada distribusi guru kepada sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

"Maka mohon bapak, ibu untuk menjadikan prioritas nomor satu, untuk sekolah yang kekurangan guru mohon dilakukan distribusi yang baik. Ini demi siswa-siswi kita," ucap Nadiem.

Baca juga: Nadiem Hapus UN, Muhadjir: Yang Penting Niatnya Bukan untuk Gagah-gagahan

Dia mengingatkan bahwa pemerataan pendidikan tidak cukup hanya dengan memberlakukan sistem zonasi saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) saja.

Nadiem menilai, pemerataan guru lebih memberikan dampak signifikan terhadap pemerataan kualitas pendidikan.

"Pemerataan kuantitas dan kualitas guru, itu yang lebih banyak dampaknya kepada pemerataan pendidikan," kata Nadiem.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perludem: Menunda Pilkada karena Pandemi Bukan Kegagalan Demokrasi

Perludem: Menunda Pilkada karena Pandemi Bukan Kegagalan Demokrasi

Nasional
Sebaran 3.891 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, DKI Tertinggi dengan 1.258

Sebaran 3.891 Kasus Baru Covid-19 dari 34 Provinsi, DKI Tertinggi dengan 1.258

Nasional
Giring: Jangan Sampai Kampanye Pilkada Munculkan Klaster Covid-19 Baru

Giring: Jangan Sampai Kampanye Pilkada Munculkan Klaster Covid-19 Baru

Nasional
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19

Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19

Nasional
Jokowi: Ruang Kebebasan Sering Dibajak Pihak yang Mengklaim Paling Benar

Jokowi: Ruang Kebebasan Sering Dibajak Pihak yang Mengklaim Paling Benar

Nasional
Jumlah Perempuan di Parlemen Naik, Komnas Perempuan: Tak Sebanding dengan Manfaatnya ke Masyarakat

Jumlah Perempuan di Parlemen Naik, Komnas Perempuan: Tak Sebanding dengan Manfaatnya ke Masyarakat

Nasional
KPK Perpanjang Masa Penahanan Lima Orang Tersangka Kasus Waskita Karya

KPK Perpanjang Masa Penahanan Lima Orang Tersangka Kasus Waskita Karya

Nasional
Ini Tips Menerapkan Protokol Kesehatan di Rumah dan Kantor...

Ini Tips Menerapkan Protokol Kesehatan di Rumah dan Kantor...

Nasional
IDI: Kalau Penularan Covid-19 Tak Terkontrol, Sistem Kesehatan Bisa Kolaps

IDI: Kalau Penularan Covid-19 Tak Terkontrol, Sistem Kesehatan Bisa Kolaps

Nasional
Pandemi Memburuk, Perludem Nilai Pilkada 2020 Masih Bisa Ditunda

Pandemi Memburuk, Perludem Nilai Pilkada 2020 Masih Bisa Ditunda

Nasional
Ada Konser saat Pendaftaran Peserta Pilkada, KPU: Bukan Kewenangan Kami

Ada Konser saat Pendaftaran Peserta Pilkada, KPU: Bukan Kewenangan Kami

Nasional
Vaksin Covid-19 Masih Lama, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Masih Lama, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Update 18 September Catatkan Rekor, 4.088 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

Update 18 September Catatkan Rekor, 4.088 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

Nasional
UPDATE 18 September: Pemerintah Telah Periksa 2.841.352 Spesimen Terkait Covid-19

UPDATE 18 September: Pemerintah Telah Periksa 2.841.352 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 18 September: Ada 104.866 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 18 September: Ada 104.866 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X