Kompas.com - 25/11/2019, 22:24 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat membuka musyawarah nasional APPSI ke-VI di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). Maruf didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Sulawesi Selatan Longki Djanggola. KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariWakil Presiden Maruf Amin saat membuka musyawarah nasional APPSI ke-VI di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). Maruf didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Sulawesi Selatan Longki Djanggola.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka musyawarah nasional ke-VI Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf meminta agar para gubernur dari seluruh provinsi dapat mencari terobosan dan inovasi untuk mencari jalan keluar sejumlah persoalan di daerah masing-masing.

"Saya harap Gubernur dapat mencari terobosan dan inovasi untuk setiap persoalan di wilayah masing-masing," kata Ma'ruf saat memberikan sambutan.

Baca juga: Temui Wapres, KPAI Minta Pemerintah Lindungi Anak Indonesia dari Konten Negatif

Adapun persoalan-persoalan tersebut antara lain tentang kemiskinan, stunting, kesehatan masyarakat. Terutama penyakit menular seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal, serta persoalan keberlanjutan sekolah antarjenjang pendidikan yang jumlahnya fluktuatif dari tahun ke tahun.

Ma'ruf mengatakan persoalan-persoalan tersebut sangat terkait dengan peranan pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Saya harap upaya atasi persoalan-persoalan tersebut dapat dimasukan dalam program kerja prioritas APPSI yang dirumuskan dalam munas ini," kata dia.

Tidak hanya itu, Ma'ruf mengatakan, gubernur juga wajib membantu pemerintah pusat untuk memperbaiki iklim investasi. Misalnya memotongbirokrasi dalam memberi pelayanan ke investor.

Caranya adalah dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berhubungan dengan dunia usaha, kemudahan berusaha dan berinvestasi, perizinan cepat, insentif memadai, dan menghilangkan ekonomi biaya tinggi di wilayah masing-masing.

Baca juga: Hadiri Rakernas APPSI, Anies Ingin Bertemu Aher

"Saya juga minta agar dalam menjalankan tugasnya, para Gubernur memberi perhatian dan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kualitas belanja publik dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien, efektif, transparan, dan akuntabel," pungkas dia.

Ma'ruf pun berharap agar para Gubernur dapat bekerja dengan sungguh-sungguh demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui munas tersebut.

Dalam Munas APPSI ke-VI ini, tampak hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selaku tuan rumah, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola sekaligus Ketua Umum APSI, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan beberapa gubernur lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

M Kece Mengaku Dapat Tekanan Teken Surat Permintaan Maaf kepada Irjen Napoleon

M Kece Mengaku Dapat Tekanan Teken Surat Permintaan Maaf kepada Irjen Napoleon

Nasional
Gubernur Lemhannas Sebut Transformasi Militer Tidak Cukup Hanya Sampai 2045

Gubernur Lemhannas Sebut Transformasi Militer Tidak Cukup Hanya Sampai 2045

Nasional
Langkah Kemenkes Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut di Sekolah

Langkah Kemenkes Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut di Sekolah

Nasional
Jokowi: Dulu Pasokan Minyak Goreng 64.500 Ton Per Bulan, Setelah Ekspor Dilarang Jadi 211.000 Ton

Jokowi: Dulu Pasokan Minyak Goreng 64.500 Ton Per Bulan, Setelah Ekspor Dilarang Jadi 211.000 Ton

Nasional
Bareskrim Ungkap Investasi Bodong Suntikan Modal Alat Kesehatan, Kerugian Capai Rp 110 Miliar

Bareskrim Ungkap Investasi Bodong Suntikan Modal Alat Kesehatan, Kerugian Capai Rp 110 Miliar

Nasional
Menko PMK: Angka Kecelakaan Mudik Turun 11 Persen

Menko PMK: Angka Kecelakaan Mudik Turun 11 Persen

Nasional
Wamen ATR/BPN Sebut Tak Ada Tumpang Tindih Perizinan Lahan di Kawasan IKN Nusantara

Wamen ATR/BPN Sebut Tak Ada Tumpang Tindih Perizinan Lahan di Kawasan IKN Nusantara

Nasional
Soal Distribusi Minyak Goreng, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-main, Dampaknya Mempersulit Rakyat

Soal Distribusi Minyak Goreng, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-main, Dampaknya Mempersulit Rakyat

Nasional
Jokowi: Beberapa Minggu ke Depan Harga Minyak Goreng Turun, Ketersediaan Melimpah

Jokowi: Beberapa Minggu ke Depan Harga Minyak Goreng Turun, Ketersediaan Melimpah

Nasional
UPDATE 19 Mei: Sebaran 318 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak

UPDATE 19 Mei: Sebaran 318 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak

Nasional
Alasan MKD Setop Kasus Harvey Nonton Porno: Tidak Sengaja dan Minta Maaf

Alasan MKD Setop Kasus Harvey Nonton Porno: Tidak Sengaja dan Minta Maaf

Nasional
Jokowi: Pemerintah Akan Benahi Prosedur Pasokan Minyak Goreng

Jokowi: Pemerintah Akan Benahi Prosedur Pasokan Minyak Goreng

Nasional
Lepas Masker Dibolehkan, Apakah Indonesia Masih Darurat Pandemi Covid-19?

Lepas Masker Dibolehkan, Apakah Indonesia Masih Darurat Pandemi Covid-19?

Nasional
Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Jokowi Janji Awasi Ketat Pasokan dan Harga di Dalam Negeri

Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Jokowi Janji Awasi Ketat Pasokan dan Harga di Dalam Negeri

Nasional
Menko PMK: RSDC Wisma Atlet Akan Ditutup jika Sudah Endemi

Menko PMK: RSDC Wisma Atlet Akan Ditutup jika Sudah Endemi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.