Menpan RB Siapkan Jabatan Baru untuk Anggota TNI-Polri yang Nganggur

Kompas.com - 19/11/2019, 05:19 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (Menpan - RB), Tjahjo Kumolo. KOMPAS.com/HERU DAHNURMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi (Menpan - RB), Tjahjo Kumolo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan penambahan jabatan baru untuk anggota TNI-Polri yang menganggur alias 'belum punya meja'.

"Kemarin sudah disesuaikan penambahan jabatan alokasi bintang tiga di TNI. Ini sedang dikaji untuk Brimob, Kopassus, Paskhas dan Marinir," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Erick Thohir Sapu Bersih Seluruh Eselon I Kementerian BUMN

Tjahjo mengatakan, 173 perwira tinggi TNI tidak memiliki pekerjaan. Menurut Tjahjo, angka tersebut hanya berasal dari satu matra TNI saja.


Hal serupa juga terjadi dalam kepolisian. Menurut dia, jabatan Komisaris Besar (Kombes) di kepolisian sangat menumpuk.

"Ada 1 matra TNI, itu bintang 1 sampai bintang 3 itu jabatannya staff khusus yang jumlahnya 173, yang ngga punya meja," ujarnya.

"Kepolisian jabatan kombes juga numpuk sekali," ucapnya.

Baca juga: Pejabat Eselon Akan Dipangkas, Gaji dan Tunjangannya Ikut Dikurangi?

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan, saat ini, pihaknya akan fokus pada program Presiden Jokowi yaitu reformasi birokrasi bersamaan dengan memotong rentang komando.

"Karena jujur Eselon 1 baru bergerak kalau dapat masukan dari eselon 2. Yang paling berkuasa eselon 3. Nah ini yang Pak Presiden mau rampingkan," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X