Ini Kondisi Terkini Sejumlah Kota Terdampak Gempa Magnitudo 7,1

Kompas.com - 15/11/2019, 11:32 WIB
Gempa tektonik M 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, (14/11/2019) pukul 23.17.41 WIB. BMKG sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir pada Jumat (15/11/2019) pukul 1.45 WIB. Gempa tektonik M 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, (14/11/2019) pukul 23.17.41 WIB. BMKG sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir pada Jumat (15/11/2019) pukul 1.45 WIB.
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) menyebutkan bahwa aktivitas warga di Halmahera Barat mulai kembali normal pasca- gempa bermagnitudo 7.1 yang mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menambahkan, pihaknya belum menerima laporan mengenai korban maupun dampak kerusakan di daerah tersebut.

"BNPB mendapatkan informasi dari BPBD Halmahera Barat bahwa belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban. Warga diberitakan sebagian sudah kembali ke rumah mereka masing-masing dan beraktivitas normal," ucap Agus melalui keterangan tertulis, Jumat (15/11/2019).

Sementara, aktivitas masyarakat di Kota Bitung, Sulawesi Utara, juga berjalan normal.

Baca juga: Pusat Gempa di Laut Maluku, Kenapa Terasa Sampai Manado dan Halmahera?

Namun, Agus mengungkapkan bahwa masih ada warga yang bertahan di tempat tinggi terkait potensi gempa susulan.

"Situasi Kota Bitung dalam kondisi normal. Namun masih ada masyarakat yang bertahan di tempat tinggi karena ada gempa susulan," ujar dia.

Warga di Kota Ternate juga mulai kembali ke kediamannya. Aktivitas masyarakat sekitar, menurut BNPB, juga mulai berangsur normal.

"BPBD Kota Ternate juga menginformasikan bahwa warga yang semalam menjauh dari pantai pagi ini mulai berangsur kembali ke rumah. BPBD mengimbau untuk selalu siap siaga terkait dengan gempa susulan," tutur Agus.

Baca juga: BMKG: Peringatan Dini Tsunami Gempa Maluku M 7,1 Dicabut, Kondisi Aman

Berdasarkan data BNPB, terdapat dua orang luka-luka di Ternate, akibat bencana tersebut. Kemudian, sebanyak 6 rumah dan 2 gereja rusak akibat terguncang gempa.

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7.1 mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17.

Hingga Jumat (15/11/2019) pukul 06.59 WIB, Daryono mengatakan, tercatat puluhan gempa susulan (aftershocks) di Laut Maluku Utara pasca gempa utama bermagnitudo 7.1.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X