Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/10/2019, 11:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch menyayangkan tak disinggungnya masalah korupsi dalam pidato pelantikan Presiden Joko Widodo di Kompleks Parlemen, Minggu (20/10/2019) kemarin.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz mengatakan, hal itu menandakan bahwa agenda pemberantasan korupsi tak menjadi prioritas pemerintahan jilid kedua Jokowi.

"Apapun pernyataan dalam pidato itu merupakan refleksi dari concern pemerintah sesungguhnya, kalau justru tak terungkap secara eksplisit menurut saya justru itu tidak berada di dalam agenda prioritas," kata Donal kepada Kompas.com, Senin (21/10/2019).

Baca juga: Resmi Dilantik, Berikut Pidato Lengkap Presiden Jokowi

Namun demikian, Donal mengaku tak kaget dengan hal tersebut. Sebab, dalam beberapa pidato terakhirnya, Jokowi tidak menyinggung masalah korupsi.

"Pada akhirnya kita melihat agenda reformasi hukum, pemberantasan korupsi, akan menjadi anak tiri dalam periode kedua Presiden Jokowi," ujar Donal.

Donal menambahkan, bukti lemahnya komitmen pemberantasan korupsi juga ditandai dengan berlarut-larutnya penerbitan perppu terkait revisi UU KPK hingga tak dilibatkannya KPK dalam menyaring kandidat menteri.

Baca juga: Pidato Presiden, Jokowi Sampaikan 5 Program Kerja Utamanya di Masa Mendatang

Donal melanjutkan, komitmen pemberantasan korupsi pada periode pertama Jokowi justru terlihat lebih kuat dengan dimasukkannya agenda pemberantasan korupsi dalam Nawacita.

"Ya implementasinya tetap lemah, apalagi kemudian secara konsep tidak disusun di periode sekarang. Menurut saya, implementasinya akan lebih rendah lagi," kata Donal.

Kompas TV Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin resmi dilantik menjadi presiden dan wakil presiden di Gedung Parlemen Presiden Jokowi bersama Ma'ruf Amin mengaku siap memimpin Indonesia untuk 5 tahun ke depan. Pengucapan sumpah jabatan presiden dan wakil presiden telah dilakukan oleh Jokowi -Ma' Ruf Amin di kesempatan pertamanya berbicara di muka sidang, Jokowi menyapa seluruh tamu undangan mulai dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebelumnya tamu negara sahabat. Jokowi juga tak lupa menyapa lawan politiknya pada Pilpres 2019 lalu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dalam pidatonya Presiden Jokowi mendorong jajaran pemerintahan untuk mendobrak rutinitas. Presiden Jokowi juga sempat menyebut ancaman pencopotan terhadap menteri pejabat dan kalangan birokrat. Ancaman ini ditegaskan Jokowi terkait keseriusan jajaran pemerintah pada pencapaian tujuan pembangunan. #Birokrat #PelantikanPresiden #JokoWidodo
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai Lencana BIN, Laksamana Bintang 1 Gadungan Penipu Wanita Ditangkap TNI AL

Pakai Lencana BIN, Laksamana Bintang 1 Gadungan Penipu Wanita Ditangkap TNI AL

Nasional
Hari Kedua Kunker di Bali, Jokowi Akan Cek Pasar dan Resmikan Infrastruktur

Hari Kedua Kunker di Bali, Jokowi Akan Cek Pasar dan Resmikan Infrastruktur

Nasional
Blusukan di Bali, Jokowi Berdialog dengan Lansia

Blusukan di Bali, Jokowi Berdialog dengan Lansia

Nasional
Banjir Kritik Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur, Jangan Aneh-aneh di Tahun Politik

Banjir Kritik Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur, Jangan Aneh-aneh di Tahun Politik

Nasional
Kubu Putri Candrawathi dan Richard Eliezer Sidang Duplik Hari Ini

Kubu Putri Candrawathi dan Richard Eliezer Sidang Duplik Hari Ini

Nasional
Saat Surya Paloh 'Menari' di Balik Koalisi Perubahan, Rangkul Golkar dan Wacana Anies-Airlangga

Saat Surya Paloh "Menari" di Balik Koalisi Perubahan, Rangkul Golkar dan Wacana Anies-Airlangga

Nasional
Pertemuan Surya Paloh dan Airlangga, Strategi Amankan Koalisi Perubahan

Pertemuan Surya Paloh dan Airlangga, Strategi Amankan Koalisi Perubahan

Nasional
Kode Jokowi soal 'Rabu Pon' dan 'Reshuffle' Kabinet yang Urung Terjadi

Kode Jokowi soal "Rabu Pon" dan "Reshuffle" Kabinet yang Urung Terjadi

Nasional
Menyoal Usulan Cak Imin soal Penghapusan Jabatan Gubernur, Dinilai Tak Tepat hingga Melawan Hukum

Menyoal Usulan Cak Imin soal Penghapusan Jabatan Gubernur, Dinilai Tak Tepat hingga Melawan Hukum

Nasional
Tugas, Fungsi, dan Wewenang PPATK

Tugas, Fungsi, dan Wewenang PPATK

Nasional
Pakar: Keluhan Cak Imin Bisa Diselesaikan dengan Revisi UU, Tak Perlu Hapus Jabatan Gubernur

Pakar: Keluhan Cak Imin Bisa Diselesaikan dengan Revisi UU, Tak Perlu Hapus Jabatan Gubernur

Nasional
Ingin Bertemu Megawati, Surya Paloh: Tinggal Atur, Kita Kasih Kode-kode Dulu

Ingin Bertemu Megawati, Surya Paloh: Tinggal Atur, Kita Kasih Kode-kode Dulu

Nasional
[POPULER NASIONAL] Mentan 'Digoyang' Isu Reshuffle | Nasib Anies Usai Surya Paloh dan Jokowi 'Salaman'

[POPULER NASIONAL] Mentan "Digoyang" Isu Reshuffle | Nasib Anies Usai Surya Paloh dan Jokowi "Salaman"

Nasional
Apa itu PPATK?

Apa itu PPATK?

Nasional
Cara Mengurus Akta Kematian yang Rusak

Cara Mengurus Akta Kematian yang Rusak

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.