Tjahjo Nonjob-kan Seorang PNS yang Unggah Konten Anti-Pancasila

Kompas.com - 16/10/2019, 14:43 WIB
Plt Menteri Hukum dan HAM Tjahjo Kumolo saat ditemui di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.com/ FITRIA CHUSNA FARISAPlt Menteri Hukum dan HAM Tjahjo Kumolo saat ditemui di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Menteri Hukum dan HAM Tjahjo Kumolo me-nonjob-kan seorang aparatur sipil negara ( ASN) Kementerian Hukum dan HAM karena mengunggah konten berisi ideologi anti-Pancasila di media sosial.

"Saya sebagai Plt Menkumham kemarin baru me-nonjob-kan salah satu pegawai Kemenkumham karena dia membuat konten yang pro pada sebuah ideologi lain," kata Tjahjo saat ditemui di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Menurut Tjahjo, ASN itu dijadikan staf atau tidak mendapatkan posisi di Kemenkumham. Ia  me-nonjob-kan ASN tersebut Selasa (15/10/2019) kemarin.

Baca juga: KSAD: 7 Anggota TNI Disanksi Terkait Unggahan Penusukan Wiranto

 

ASN ini sebelumnya bertugas di kantor wilayah Kemenkumham di Balikpapan. Namun demikian, Tjahjo enggan menyebutkan isi dari unggahan ASN tersebut.

Ia hanya menyebut bahwa kasus ini tengah diusut oleh pihak kepolisian.

Tjahjo menegaskan, ASN di lingkup kementerian manapun, baik Kemenkumham atau yang lainnya, harus siap untuk distafkan jika kedapatan mempersoalkan ideologi Pancasila.

Tak hanya itu, mereka yang melawan ideologi Pancasila harus menerima risiko untuk berurusan dengan pihak kepolisian.

Baca juga: Dapatkah PNS Dipecat karena Unggah soal Ujaran Kebencian?

"Ya kalau ada yang nyinyir, apalagi memasalahkan ideologi Pancasila, menyebarkan ideologi lain selain Pancasila, ya kami nonjob-kan," ujar Tjahjo.

"Ya silakan postingan itu kan sudah terbuka, kalau ada yang mengadukan, karena ini ada aduan, bisa diajukan ke kepolisian," ucap dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X