Pesan Megawati ke Kader di Kalbar: Jangan Babat Hutan Demi Sawit

Kompas.com - 13/09/2019, 23:21 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat menghadiri Malam Budaya Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (7/8/2019). Kongres V PDI Perjuangan akan dibuka pada Kamis (8/8) dan rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat menghadiri Malam Budaya Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (7/8/2019). Kongres V PDI Perjuangan akan dibuka pada Kamis (8/8) dan rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader partai di Kalimantan Barat untuk menjaga lingkungan.

Pesan Megawati itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto dalam Rakerda I PDI-P di Hotel My Home, Sintang, Pontianak, Kalimantan Barat, Jum'at (13/9/2019).

"Ibu Mega berpesan, jagalah lingkungan dengan baik. Justru PDIP dipimpin Ketum seorang perempuan selalu mengingatkan pentingnya keseimbangan dengan alam raya dengan menjaga lingkungan," kata Hasto.

Baca juga: Walhi Sebut Pemerintah Tak Tegas Tindak Korporasi yang Terlibat Karhutla

Hasto mengingatkan para kader bahwa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri adalah Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia.

Oleh karena itu, kata Hasto, sudah sewajarnya para kader menjaga hutan-hutan di Kalimantan Barat dan tidak membabat hutan demi keuntungan ekonomi.

"Sehingga kita jangan sampai karena ambisi untuk mengejar keuntungan ekonomi, hutan-hutan dibabat lalu dibiarkan dan diganti dengan tanaman monokultur, tanaman yang sangat egois yaitu kelapa sawit," ujar dia.

"Kita bayangkan kalau semua diganti dengan tanaman kelapa sawit, kalau pohon-pohon di hutan dibabat, hilanglah keseimbangan ekosistem hilang. Hilanglah flora dan fauna itu," lanjut dia.

Baca juga: Karhutla Makin Parah, Pemerintah Tambah Personel demi Padamkan Api

Selanjutnya, Hasto menyarankan seluruh kader di Kalimantan Barat untuk membuat hutan lindung dan pusat-pusat penelitian flora dan fauna.

"Kita akan menghadapi kerusakan lingkungan yang luar biasa dan memerlukan biaya yang begitu besar pemulihannya kalau kita tidak menjaga lingkungan ini," lanjut dia.

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X