Kalla: Pak Yasonna Lengkap, Pernah di Legislatif dan Eksekutif, Sebentar Lagi Jadi Hakim

Kompas.com - 11/09/2019, 12:21 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara pengukuhan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK), di Auditorium STIK/PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara pengukuhan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK), di Auditorium STIK/PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mencandai Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Rabu (11/9/2019).

Wapres turut hadir dalam acara pengukuhan gelar guru besar untuk Yasonna.

Dalam sambutannya, Wapres menyebut Yasonna sebagai politisi yang lengkap karena telah berkiprah di legislatif sebagai anggota DPR dan eksekutif sebagai menteri.

Baca juga: Kapolri Kukuhkan Menkumham Yasonna sebagai Guru Besar STIK

Wapres lantas mencandai Yasonna yang sebentar lagi mungkin saja akan menjadi seorang hakim tinggi.

"Profesor (Yasonna) Laoly ini orang yang sangat lengkap. Di legislatif (sebagai) anggota DPR cukup lama. Sekarang di eksekutif, nanti (di bidang) akademis, mungkin juga nanti akan jadi hakim setelah ini, jadi lengkaplah," ujar Kalla yang disambut tawa oleh Yasonna dan para tamu di acara pengukuhan, di Auditorium Mutiara STIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (11/4/2019).

Wapres berharap penganugerahan gelar guru besar tersebut bisa memacu Yasonna untuk berkarir di bidang akademik.

Baca juga: Yasonna Laoly Sampaikan Perpisahan...

Wapres pun menilai, orasi ilmiah yang disampaikan Yasonna mengenai perisakan digital (cyber bullying) juga relevan dengan perkembangan zaman.

Wapres berharap apa yang disampaikan Yasonna dapat ditangkap dan dipelajari dengan baik oleh polisi selaku penegak hukum.

"Dan marilah kita semua mengucapkan selamat kepada Bapak Profesor Yosanna Laoly atas pengukuhan pada pagi hari ini. Profesor, guru besar tentu tidaklah mudah tapi membutuhkan waktu dan pengabdian di bidang akademis dan tentu beliau telah melalui masa-masa itu," lanjut Kalla.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menilik Peluang PKS Jadi 'Leader' Oposisi Pemerintahan Jokowi...

Menilik Peluang PKS Jadi "Leader" Oposisi Pemerintahan Jokowi...

Nasional
Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X