Jumat Besok, Tim Investigasi Umumkan Penyebab Blackout

Kompas.com - 22/08/2019, 09:13 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comKepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim investigasi bentukan Polri yang mendalami perkara pemadaman listrik alias blackout di sebagian Pulau Jawa dan Bali, berencana mengungkap hasilnya pada Jumat (23/8/2019) besok.

"Untuk blackout, insya Allah hasil komunikasi saya dengan kepala tim investigasi, kami rencanakan hari Jumat," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Ia belum mau mengungkapkan secara rinci titik terang investigasi tersebut. Dedi meminta publik bersabar karena informasi tersebut akan disampaikan Jumat besok.

Baca juga: Menteri Rini Akhirnya Bicara soal Blackout, Minta Maaf dan Kasih PR ke PLN


Dedi menambahkan, proses investigasi memakan waktu yang lama karena banyaknya lokasi yang harus didalami.

Seperti diketahui, tim melakukan penelitian terhadap 225 pembangkit di sepanjang jalur tower transmisi di Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah hingga Jakarta.

Sejumlah tower listrik itu dianggap polisi sebagai tempat kejadian perkara peristiwa blackout.

"Memang untuk proses investigasi yang dilakukan cukup panjang, dari mulai Ungaran, Pemalang, kemudian Gandul, Suralaya, Muara Karang, kemudian ke PLN-nya sendiri, itu masih didalami," ujar dia.

Sedianya, tim investigasi berencana mengumumkan hasil investigasi ke publik, Jumat (16/8/2019) minggu kemarin. Namun, karena tim masih melakukan investigasi, maka pengumuman melalui konferensi pers ditunda.

"Saya sudah tanya Pak Fadil (Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran). Pak Fadil bilang masih belum selesai. jadi kita enggak bisa buru-buru juga," ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019).

"Memang target kita satu minggu. Tapi karena kondisi di lapangan berbeda. Namun, tim masih kerja keras," lanjut dia. 

Baca juga: Ini Temuan Tim Labfor Polri di TKP Terkait Blackout

Tim itu sendiri diberikan waktu dua pekan untuk mengetahui penyebab utama padamnya listrik.

Tim terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Laboratorium Forensik (Labfor), Inafis, dan sejumlah saksi ahli dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, ESDM, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan seorang pakar kelistrikan bernama Rizal.

Selain itu, tim akan terus berkoordinasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang juga melakukan asesmen internal.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X