Sekjen PPP: Insya Allah Lebih dari 1 Kursi Menteri

Kompas.com - 18/08/2019, 15:07 WIB
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani memberi keterangan kepada wartawan sebelum acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (14/7/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSekretaris Jenderal PPP Arsul Sani memberi keterangan kepada wartawan sebelum acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (14/7/2019).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengungkapkan bahwa partainya kemungkinan akan mendapat lebih dari satu kursi menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

"Insya Allah, Insya Allah lebih dari 1. Sudah, itu saja jawabannya," ujar Arsul ketika ditemui di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Kendati demikian, Arsul tidak merinci berapa jumlah total kursi menteri yang akan didapatkan partainya.

Arsul juga mengaku belum mengetahui jabatan menteri di bidang apa yang akan didapatkan partai berlambang Kabah tersebut.


Baca juga: Gerindra Dinilai Akan Raih Keuntungan Elektabilitas jika Koalisi dengan PPP di Pilkada 2020

Menurut dia, Presiden Joko Widodo baru memberi tahu perihal jumlah kursi. Jokowi belum memberitahu pos kementerian mana yang akan diberikan.

"Posisi masih sama sampai hari ini. Pak Jokowi belum menyebutkan posnya apa, kepada semua partai koalisi pendukungnya," ungkap Arsul.

Terkait kemungkinan PPP mendapatkan posisi Menteri Agama seperti di kabinet saat ini, Arsul menyerahkan keputusan tersebut kepada Presiden Jokowi.

Sebab, keputusan itu merupakan hak prerogatif kepala negara.

"Itu (posisi) terserah Pak Jokowi lah. Mau Menag, mau Menteri Pemberdayaan Perempuan, segala macam," tutur Arsul.

Seperti diketahui, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merupakan kader PPP.

Namun, di Kabinet Kerja saat ini, PPP hanya menduduki satu kursi menteri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X