Surya Paloh Tegaskan Nasdem Tak Minta Jatah Menteri

Kompas.com - 08/08/2019, 17:40 WIB
Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh di De Tjolomadoe Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh di De Tjolomadoe Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018).
|
Editor Krisiandi

SANUR, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh menegaskan partainya tidak meminta jatah menteri dalam kabinet pemerintahan periode 2019-2024 mendatang.

Paloh mengatakan, Partai Nasdem menyerahkan pembagian jatah menteri sepenuhnya kepada Presiden terpilih Joko Widodo.

"Nasdem enggak ada minta-minta. Jadi saya harus lempeng, enggak pernah kita minta-minta kursi itu. Tergantung Pak Presiden saja, dia perlukan Nasdem boleh, enggak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh usai menghadiri pembukaan Kongres V PDI-P di Sanur, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Megawati: PDI Perjuangan Dikasih Empat Kursi Menteri, Emoh!

Paloh menyatakan, dukungan Nasdem kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pemilu 2019 lalu tanpa syarat.

Paloh pun menegaskan, Nasdem berkomitmen tidak akan meminta jabatan tertentu dari Jokowi.

"Satu kali secara resmi saya katakan Nasdem, harus saya katakan benar-benar, sungguh-sungguh, memberikan dukungan tanpa syarat. Enggak ada urusan itu berapa kursi, mau satu, mau dua, enggak ada masalah," ujar Paloh.

Paloh pun tak memusingkan pernyataan Jokowi yang menyebut PDI-P akan mendapat jatah kursi menteri terbanyak pada kabinet mendatang.

"Ya wajar lah partai pemenang Pemilu kan harus lebih banyak," kata Surya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X