Viral Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, PVMBG Pastikan Hoaks

Kompas.com - 29/07/2019, 11:34 WIB
Gunung Anak Krakatau ShutterstockGunung Anak Krakatau

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi tentang status Gunung Anak Krakatau di Lampung berada dalam level III atau siaga beredar di sosial media Facebook.

Informasi ini menyebar luas sejak diunggah oleh beberapa akun sejak 27 Juli 2019.

Unggahan disertai beberapa foto penampakan awan panas gunung meletus, di mana terlihat ada potongan narasi yang meminta masyarakat waspada terhadap potensi tsunami.

Unggahan yang menyebutkan status Gunung Anak Krakatu naik menjadi level siaga.Facebook Unggahan yang menyebutkan status Gunung Anak Krakatu naik menjadi level siaga.
BREAKING NEWS: Status Gunung anak Krakatau naik menjadi level 3. Warga diminta waspada potensi tsunami.

Zona berbahaya diperluas menjadi 5 Kilometer.
Semoga saudara-saudara kita diberikan Keselamatan dan Lindungan.

Tanggapan PVMBG

Kepala Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menegaskan, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

"Betul (informasi itu hoaks). Aktivitas masih fluktuatif. Ancaman bahayanya masih di dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau,"kata Kasbani saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (29/7/2019) pagi.

Kasbani mengatakan, pada Senin (29/7/2019), status Gunung Anak Krakatau berada pada level II atau waspada.

"Hari ini tidak ada aktivitas vulkanik yang signifikan," kata dia.

Kasbani menyampaikan, pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada 28-29 Juli 2019, terjadi satu kali gempa tektonik jauh dan tremor menerus dengan amplitudo 1-7 mm.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X