Pramono Anung Singgung "Pertemuan yang Dikenang" di Twitter

Kompas.com - 13/07/2019, 09:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam akun Twitter-nya, Sabtu (13/7/2019) pagi, menyinggung mengenai pertemuan yang mesti dikenang oleh masyarakat Indonesia.

"Semoga hari ini menjadi hari yg dikenang buat proses demokrasi yg semakin dewasa.. Mudah2an pertemuan yg terjadi membuat bangsa ini semakin kuat, maju, adil dan makmur," tulis Pramono.

Unggahan tersebut diikuti dengan tanda pagar #pertemuan #indonesia dan #AlFatihah.

Hingga pukul 08.45 WIB, kicauan Pramono tersebut baru diunggah kembali sebanyak 16 kali dan mendapat komentar dari 29 akun lain.


Belum diketahui apa maksud Pramono menuliskan unggahan tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Kompas.com bertanya apakah unggahan itu berkaitan dengan rencana pertemuan antara dua kontestan Pilpres 2019, Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Pramono tidak menjawab lugas. Ia hanya mengirimkan emoticon wajah tersenyum dan jari jempol.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X