Masih Jabat Dubes, Bos Lion Air Rusdi Kirana Daftar Jadi Anggota BPK

Kompas.com - 03/07/2019, 16:28 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana saat ditemui di Hotel Pullman Miri, Serawak, Malaysia, Jumat (16/3/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTODuta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana saat ditemui di Hotel Pullman Miri, Serawak, Malaysia, Jumat (16/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bos Lion Air Grup Rusdi Kirana ikut mendaftar sebagai calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) 2019-2024.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu mendaftar meski saat ini tengah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia.

Berkas pendaftaran Rusdi Kirana sudah masuk ke Komisi XI DPR RI, bersama dengan berkas 62 pendaftar lainnya.

"Ia betul, Pak Rusdi Kirana ikut mendaftar," kata Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (3/7/2019).

Baca juga: Politikus Ramai-ramai Daftar Anggota BPK, dari Rusdi Kirana hingga Nurhayati Assegaf

Hendrawan belum bisa berkomentar apakah status Rusdi sebagai Dubes Malaysia akan menjadi ganjalan bagi eks Wakil Ketua Umum PKB itu untuk lolos seleksi.

Menurut dia, hal itu akan ditentukan dalam seleksi administrasi yang sedang dilakukan di Komisi XI.

"Kan Pak Rusdi kita lihat juga kelengkapan administrasinya. Ya nanti ada ketentuan dalam persyaratan itu yang bisa dipenuhi atau enggak," kata Hendrawan.

"Salah satu persyaratannya yang bersangkutan bukan jadi kuasa pengguna anggaran. Nah syarat itu bisa dipenuhi enggak? Nanti dikaji lagi lah," sambung politisi PDI-P ini.

Baca juga: Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Jokowi Yakin Rusdi Kirana Tak Terlibat

Rusdi Kirana diketahui dipercaya sebagai Dubes Malaysia oleh Presiden Jokowi sejak Mei 2017 lalu. Sebelum menduduki posisi itu, ia menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Selain Rusdi Kirana, ada sejumlah politisi lain yang juga ikut mendaftar seleksi anggota BPK. Antara lain Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat), Daniel Lumban Tobing (PDI-P), Akhmad Muqowam (PPP), Tjatur Sapto Edy (PAN), Ahmadi Noor Supit dan Ruslan Abdul Gani (Golkar).

Ada pula politikus Gerindra Pius Lustrilanang, Wilgo Zainar, Haerul Saleh, serta Ferry Juliantono (Gerindra). Namun Ferry Juliantono belakangan menarik berkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X