Kompak Berbaju Putih ke KPU, Jokowi Pakai "Sneakers", Ma'ruf Amin Pakai Sarung Hijau

Kompas.com - 30/06/2019, 16:29 WIB
Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowj-Maruf Amin menghadiri penetapan presiden dan wapres di Kantor KPU, Minggu (30/6/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowj-Maruf Amin menghadiri penetapan presiden dan wapres di Kantor KPU, Minggu (30/6/2019).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan Joko Widodo ( Jokowi) dan Ma'ruf Amin telah hadir dalam acara penetapan presiden dan wakil presiden di Kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Jalan Imam Bonjol, pukul 15.54 WIB, Minggu (30/6/2019).

Keduanya hadir bersama-sama dengan mengenakan pakaian berwarna putih.

Jokowi memakai kemeja berwarna putih, celana bahan berwarna hitam. Penampilan Jokowi dilengkapi dengan sneakers hitam.

Sementara itu, Ma'ruf Amin memakai baju koko berwarna putih yang dibalut jas dengan warna sama. Dia mengalungkan kain sorban berwarna putih di lehernya.

Ma'ruf Amin memakai sarung berwarna hijau motif yang menjadi ciri khasnya.

Baca juga: Perolehan Suara Jokowi-Maruf Lebih Besar dari 2014, Kontrol Publik Semakin Ketat

Komisioner KPU Hasyim Asyari menemani Jokowi-Ma'ruf untuk masuk ke dalam ruang rapat pleno.

Jokowi dan Ma'ruf Amin pun berjalan berdampingan sambil tersenyum lebar. Sesekali, Jokowi melambaikan tangannya ke arah awak media.

Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019 mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara.

Baca juga: Begini Alur Penetapan Jokowi-Maruf Amin Sebagai Capres-Cawapres Terpilih

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X