Wiranto Sebut Masyarakat Antusias Sampaikan Laporan Pemberantasan Pungli

Kompas.com - 17/06/2019, 20:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).  CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan masyarakat antusias membantu Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dengan menyampaikan banyak laporan.

Hal itu disampaikan Wiranto usai memimpin rapat koordinasi terkait pungli di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (17/6/2019).

"Tadi dilaporkan oleh pelaksana Saber Pungli, untuk tahun ini 2019 dari mulai Januari sampai periode Mei itu untuk laporan melalui SMS itu sekitar 2.068 yang ditangani. Kemudian melalui medsos itu 768 itu juga sebagian sudah tertangani. Lewat website itu 108," ujar Wiranto.

"Lalu lewat surat langsung 40. Lewat laporan langsung 30, email 7. Lewat call center 7. Itu menandakan masyarakat masih sangat antusias. Masih sangat ingin kehidupan di lingkungan mereka yang masih sarat dengan pungutan liar itu bisa dihapuskan," lanjut dia.

Baca juga: Viral Dugaan Pungli Polantas, Ini Kata Kasat Lantas Polrestabes Medan

Ia mengklaim saat ini pungutan liar di masyarakat sudah berkurang. Hal itu, kata Wiranto, sangat membantu masyarakat dalam menjalankan perekonomian.

Ia mengatakan, tanpa pungutan liar, kegiatan ekonomi masyarakat berjalan lebih efisien karena tak ada lagi pungutan biaya yang diada-adakan oleh oknum birokrasi.

Wiranto menambahkan, berkurangnya pungutan liar di birokrasi juga akan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, tutur Wiranto, masyarakat sangat diuntungkan.

"Karena adanya pungli dulu memang enggak efisien. Waktu perizinan bisa lama. Sekarang bisa cepat lagi. Efisiensi, kecepatan waktu juga sekarang lebih efisien dan masyarakat lebih percaya dengan aparat birokrasi," ujar Wiranto.

"Dan juga dilakukan berbagai upaya kerja sama dan akan kami lakukan MoU dengan berbagai institusi yang juga masuk pada wilayah reformasi birokrasi sehingga keberadaan Saber Pungli ini benar-benar lebih bisa dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Lagi 3 Hari

Nasional
JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

JK: Airlangga Donor Plasma Konvalesen sebagai Rasa Syukur Sembuh Covid-19

Nasional
Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Tito Karnavian Sebut Komjen Listyo Sigit Sosok yang Cerdas

Nasional
Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Hingga Senin Sore, BMKG Catat 31 Kali Gempa Terjadi di Sulawesi Barat

Nasional
Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Menteri Agama: Sejak 1 November 2020, Sudah 1.090 Jemaah Indonesia Berangkat Umrah

Nasional
Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Kemensos Pastikan Kelompok Rentan Korban Gempa Sulbar Ditempatkan Terpisah

Nasional
Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Maret 2021, Kemenristek Akan Berikan Bibit Vaksin Merah Putih kepada Bio Farma

Nasional
Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Sepekan Pemberlakuan PPKM dan Tingginya Penambahan Kasus Covid-19

Nasional
Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Antisipasi Bencana, Mendagri Ingatkan Pemda Siapkan Anggaran Belanja Tak Terduga

Nasional
Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Menko PMK: Donasi Plasma Konvalesen Tingkatkan Kesembuhan, Tekan Risiko Kematian Covid-19

Nasional
Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Di DPR, Kompolnas Sebut Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit Mumpuni

Nasional
Donasikan Plasma Konvalesen, Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19?

Donasikan Plasma Konvalesen, Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19?

Nasional
Menteri Agama: Penyelenggaraan Haji 2021 Tunggu Pemerintah Arab Saudi

Menteri Agama: Penyelenggaraan Haji 2021 Tunggu Pemerintah Arab Saudi

Nasional
PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Donor Plasma Konvalesen

PMI Butuh Lima Kali Lipat Jumlah Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Kuasa Hukum Sebut Ada Kekeliruan dalam Surat Panggilan Anak Rhoma Irama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X