Pengamat: Demokrat Sedang Berusaha Melepaskan Diri dari Koalisi Prabowo

Kompas.com - 11/06/2019, 17:25 WIB
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Abror Rizky/Fotografer SBYPasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Hal itu disampaikan Andre menyikapi komentar Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik agar kedua kubu membubarkan koalisi lantaran pemilu sudah selesai.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf memenangi Pilpres 2019. Namun, Prabowo-Sandiaga menggugat hasil Pilpres ke MK.

Sejumlah politisi Demokrat juga secara terbuka mengkritik internal BPN. Seperti
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, yang sempat menjadi jubir Prabowo-Sandiaga.

Dia mengaku berhenti mendukung Prabowo-Sandi. Ferdinand tidak terima Ani Yudhoyono diserang oleh para pendukung Prabowo-Sandiaga di media sosial.

Ferdinand mengaku juga akan mengusulkan kepada partai untuk keluar dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X