Seorang Tamu "Open House" Tiba-tiba Sujud di Depan Jokowi dan Iriana

Kompas.com - 05/06/2019, 16:22 WIB
Salah seorang tamu open house di Istana Negara Jakarta, Rabu (5/6/2019) tiba-tiba berlutut dan sujud di depan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana. ISTIMEWASalah seorang tamu open house di Istana Negara Jakarta, Rabu (5/6/2019) tiba-tiba berlutut dan sujud di depan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdapat momen menarik saat open house Presiden Joko Widodo ( Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, dalam rangka perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, Rabu (5/6/2019).

Salah seorang tamu yang berasal dari masyarakat umum tiba-tiba sujud di hadapan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

Awalnya, Presiden serta Ibu Negara berdiri di tengah ruang depan Istana Negara. Mulai dari pejabat negara hingga masyarakat umum bergantian bersalaman dengan keduanya.

Sekitar pukul 10.30 WIB, salah seorang tamu laki-laki berbaju putih sampai pada antrean depan. Tinggal beberapa orang lagi, ia sudah berhadap-hadapan dengan Kepala Negara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, pria paruh baya itu sempat meminta izin kepada salah seorang anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) di pintu masuk untuk bisa bercakap-cakap dengan Presiden.

"Tadi dia sempat bilang, 'Pak izin, saya nanti ya ada yang mau saya ungkapkan ke Pak Jokowi, boleh ya? Dia bilang begitu," ujar salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga: Bertemu Jokowi, AHY Ucapkan Terima Kasih

Anggota Paspampres itu kemudian menyarankan pria tersebut untuk tidak berlama-lama saat berhadapan dengan Presiden. Sebab, antrean masih mengular hingga luar Istana.

"Paspampres lalu bilang, 'Maaf Pak, lebih baik nanti salaman saja'. Tapi Bapak itu sampai bilang lagi, dia minta lagi ingin bicara sebentar sama Presiden," lanjut dia.

Tapi, Paspampres tetap melarangnya untuk bercakap-cakap terlalu lama dengan Presiden.

Akhirnya, tibalah saatnya pria itu berhadap-hadapan dengan Presiden serta Ibu Negara. Sontak, ia berlutut kemudian bersujud di depan Jokowi dan Iriana.

Baca juga: Berdesak-desakan demi Bertemu dan Salaman dengan Jokowi

Aksi pria tersebut sempat membuat Jokowi dan Iriana terkaget-kaget. Keduanya masing-masing bergeser ke samping kiri dan kanan lantaran terkejut sekaligus menghindar dari sujud pria itu.

Namun, Jokowi kemudian menghampiri pria itu. Ia memegang bahu pria itu dan membangunkannya. Seorang Paspampres juga membantunya untuk berdiri.

Pria tersebut mengungkapkan sesuatu kepada Presiden. Namun, tidak jelas apa yang ia katakan.

Sambil setengah terisak, ia mendekati Presiden dan Ibu Negara kemudian menyalaminya. Setelah itu, sama seperti tamu yang lainnya, ia berjalan keluar ke pelataran Istana Negara.

Tak diketahui identitas pria tersebut dan apa alasan ia bersujud di depan Jokowi serta Iriana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes: Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Gotong Royong Wajib Izin BPOM

Kemenkes: Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Gotong Royong Wajib Izin BPOM

Nasional
Untuk Vaksinasi Gotong-royong, Bio Farma Jajaki Sinopharm dan Moderna

Untuk Vaksinasi Gotong-royong, Bio Farma Jajaki Sinopharm dan Moderna

Nasional
Kementerian BUMN Sebut Vaksinasi Gotong Royong Tidak Bentrok dengan Vaksinasi oleh Pemerintah

Kementerian BUMN Sebut Vaksinasi Gotong Royong Tidak Bentrok dengan Vaksinasi oleh Pemerintah

Nasional
Pengamat: Nasdem Gelar Konvensi untuk Cari Capres Alternatif, Bisa Anies atau Ridwan Kamil

Pengamat: Nasdem Gelar Konvensi untuk Cari Capres Alternatif, Bisa Anies atau Ridwan Kamil

Nasional
Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Nasional
Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Nasional
Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Nasional
Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Nasional
UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke 'Marketplace'

Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke "Marketplace"

Nasional
UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

Nasional
Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X