Arus Mudik 2019 Dinilai Lebih Lancar, Ini Fakta dan Penjelasannya

Kompas.com - 04/06/2019, 12:49 WIB
Sejumlah pemudik melintasi ruas tol Salatiga-Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Pada H-5 Lebaran 2019, arus mudik yang melintasi Trans Jawa KM 473 ruas tol Salatiga-Boyolali dari arah Jakarta menuju Jawa Timur terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugrohoa/aww. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot NugrohoSejumlah pemudik melintasi ruas tol Salatiga-Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Pada H-5 Lebaran 2019, arus mudik yang melintasi Trans Jawa KM 473 ruas tol Salatiga-Boyolali dari arah Jakarta menuju Jawa Timur terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugrohoa/aww.

KOMPAS.com – Perjalanan mudik Lebaran kali ini terbilang relatif lebih lancar dan tidak ada titik kemacetan panjang dibandingkan dengan mudik di tahun-tahun sebelumnya.

Selain lebih lancar, pada mudik 2019 ini angka kecelakaan lalu lintas menurun dengan angka yang begitu drastis.

Untuk menciptakan kondisi seperti ini, terdapat beberapa faktor yang berperan besar mengurai kemacetan dan menekan angka kecelakaan. Berikut ini penjelasannya:


Tim Urai

Kepolisian di masing-masing daerah membentuk sebuah tim khusus untuk mencegah atau memecah kemacetan yang terjadi di sepanjang jalur mudik, khususnya di Jawa.

Tim ini bernama Tim Urai yang bertugas mendeteksi potensi kemacetan secara dini dan mengatasinya. Mereka  dibekali perangkat komunikasi mutakhir dan sepeda motor yang dapat membuat kerja lebih gesit dan efisien.

Hal ini bisa dilakukan karena kepolisian berkoordinasi dengan pemerintah daerah juga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Beberapa Tim Urai misalnya tersebar di Karawang dan Cirebon, Jawa Barat. Kedua wilayah ini sebelumnya kerap menjadi titik kemacetan kendaraan para pemudik yang menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Baca juga: Tim Urai, Kunci Arus Mudik di Jalur Pantura Lancar Jaya

Polres Karawang telah membentuk Tim Urai sejak jauh hari untuk pengamanan mudik 2019. Mereka ditempatkan di sejumlah titik krusial kemacetan.

"Tim Urai inilah yang mendeteksi secara dini simpul-simpul yang berpotensi macet. Mereka kemudian bergerak ke titik-titik krusial tersebut untuk kemudian menguraikan arusnya," kata Kepala Unit Turjawali Satuan Lantas Polres Karawang Aipda Ali Idrus.

Begitu juga dengan Polres Cirebon. Tim urai dari Polres Cirebon disebar di titik-titik rawan macet di sepanjang Jalur Pantura Kabupaten Cirebon.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X