Gratifikasi Lebaran yang Dilaporkan ke KPK, Ada Paket Gula Pasir 1 Ton

Kompas.com - 31/05/2019, 18:57 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada banyak laporan gratifikasi yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) jelang Lebaran. Namun, kali ini laporan itu tak biasa. Pasalnya, KPK menerima laporan gratifikasi dari seorang pejabat pemerintah daerah berupa paket gula pasir sebanyak 1 ton. 

Nilai paket gula itu sekitar Rp 10 juta.

"Ada seorang pejabat di pemerintah daerah di daerah Lampung melaporkan pemberian dari sebuah perusahaan berupa 1 ton gula. Jadi 1 ton gula ini diberikan oleh sebuah perusahaan kepada pemerintah daerah tersebut, jadi bukan (diberikan) perorangan ya," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Dari analisis awal tim, kata Febri, KPK merekomendasikan pihak pemerintah daerah tersebut mengembalikan pemberian gula itu ke perusahaan bersangkutan.

"Karena obyek gratifikasi itu kan perorangan atau penyelenggara negara, untuk menghindari adanya konflik kepentingan kami sarankan agar pemda di Lampung tersebut mengembalikan 1 ton gula itu kepada pihak pemberi," kata Febri.

Baca juga: KPK: 212 Instansi Terbitkan Edaran Menolak Gratifikasi Lebaran

Febri menegaskan, pihak swasta sepatutnya tak memberikan hal semacam itu ke jajaran pemerintahan daerah. Ia menyarankan, pihak swasta memanfaatkan momentum Ramadhan dan Lebaran dengan berbagi ke pihak yang lebih berhak menerima dan membutuhkan.

Selain itu, KPK juga menerima laporan gratifikasi berupa uang senilai 1.000 dollar Singapura. Jika dikonversi ke kurs rupiah saat ini, setara Rp 10.448.150.

"Kedua pelaporan tersebut (paket gula dan uang dollar Singapura) merupakan bagian dari total 44 laporan gratifikasi yang diterima KPK dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN selama bulan Ramadhan hingga hari ini terkait perayaan Idul Fitri 2019," ujar dia.

Kemudian bentuk gratifikasi lain yang diterima KPK berupa uang pecahan rupiah, parsel makanan, hingga karangan bunga.

"Penerimaan gratifikasi lainnya yang dilaporkan di antaranya berupa parsel kue Lebaran, karangan bunga, bahan makanan, dan uang dengan nilai mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 4 juta," ujar dia.

Baca juga: KPK Terima Laporan Gratifikasi Lebaran Senilai Total Rp 39,18 Juta dan 1.000 Dollar Singapura

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Nasional
Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Nasional
Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Nasional
Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Nasional
Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Nasional
DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

Nasional
Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Nasional
Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Nasional
MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

Nasional
Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Nasional
Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X