Quraish Shihab: Semua yang Menimbulkan Keretakan Bangsa Harus Dihindari

Kompas.com - 23/05/2019, 16:16 WIB
Gubernur NTB, M Zainul Majdi (kedua kiri) bersama Wakil Ketua WAAG Al-Azhar Syeikh Muhammad Abdul Fadil Al-Qusi (ketiga kiri) dan Cendekiawan Muslim    Quraish Shihab (kiri)  saat pembukaan Konferensi Internasional Alumni Al Azhar Mesir di Islamic Center NTB di Mataram, Rabu (18/10). Konferensi Internasional Alumni Al Azhar yang diselenggarakan hingga 20 Oktober 2017 itu bertemakan Moderasi Islam Dimensi dan Orientasi yang diikuti oleh 400 peserta dari 15 negara di antaranya akan membahas permasalahan fatwa keagamaan di era media sosial serta dakwah kontemporer di era perkembangan teknologi informasi .ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz/17. AHMAD SUBAIDIGubernur NTB, M Zainul Majdi (kedua kiri) bersama Wakil Ketua WAAG Al-Azhar Syeikh Muhammad Abdul Fadil Al-Qusi (ketiga kiri) dan Cendekiawan Muslim Quraish Shihab (kiri) saat pembukaan Konferensi Internasional Alumni Al Azhar Mesir di Islamic Center NTB di Mataram, Rabu (18/10). Konferensi Internasional Alumni Al Azhar yang diselenggarakan hingga 20 Oktober 2017 itu bertemakan Moderasi Islam Dimensi dan Orientasi yang diikuti oleh 400 peserta dari 15 negara di antaranya akan membahas permasalahan fatwa keagamaan di era media sosial serta dakwah kontemporer di era perkembangan teknologi informasi .ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cendekiawan Muslim, Quraish Shihab, meminta semua pihak untuk menghindari tindakan-tindakan yang bisa menimbulkan keretakan bangsa.

Quraish merespons berbagai peristiwa kerusuhan yang terjadi di Jakarta sejak dua hari lalu, pasca-rekapitulasi hasil Pemilu 2019.

"Semua yang dapat diduga menimbulkan keretakan antar bangsa itu, harus kita hindari. Karena bahkan itu dikutuk oleh agama-agama," kata Quraish dalam pernyataan sikap bersama Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) di Century Park Hotel, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Ia berharap elite politik hingga masyarakat jangan sampai berpaling dari nilai-nilai persatuan. Oleh karena itu, Quraish mendukung semua pihak yang berupaya menjalin kembali kebersamaan pasca-rekapitulasi hasil Pemilu 2019.

Baca juga: Gerakan Suluh Kebangsaan: Mari Kita Jaga Bangsa Ini agar Terawat

Salah satunya, ia mengapresiasi imbauan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang meminta para pendukungnya untuk tak melakukan aksi-aksi kekerasan.

"Kita apresiasi terhadap Pak Prabowo yang tadi malam (juga mengatakan) kembali lah (ke rumah), pulang lah, walaupun sebelumnya Beliau juga menegaskan berdemolah dengan damai (jauh) dari kekerasan," ujarnya.

Quraish memandang sikap seperti itu merupakan hal baik karena Prabowo tidak membiarkan persatuan Indonesia menjadi terganggu.

"Jadi, tidak boleh seorang pun beralih dari menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kita.
Semua apa yang kita lakukan hendaknya selalu mengarah ke sana. Dan saya yakin teman-teman semuanya arahnya ke sana, karena itu kita semua mengapresiasi yang mengajak ke arah sana (merajut persatuan)," paparnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X