Polisi Bantah Ada Anggota Brimob dari China

Kompas.com - 22/05/2019, 19:32 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal membantah kabar adanya personel Brimob dari China saat mengamankan demonstrasi protes terhadap hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

Iqbal mengatakan kabar tersebut sengaja dimunculkan di media sosial agar masyarakat tidak simpati terhadap polisi.

"Banyak foto-foto dan kebetulan anggota Brimob yang di-framing, bahwa sengaja itu mendeskreditkan Polri bahwa itu pasukan dari negeri seberang, yang sipit-sipit. Tidak ada. Kami bantah. Murni bahwa itu adalah personel Brimob warga negara Indonesia," ujar Iqbal di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: 5 Aksi Humanis di Tengah Kerusuhan Pasca-Penetapan Hasil Pemilu 2019


Iqbal menyatakan kabar tersebut disebarluaskan melalui media sosial untuk memanaskam situasi.

Ia pun mengatakan polisi melalui tim siber terus berpatroli untuk menyisir kabar tersebut dan akan menindaknya sesuai ketentuan hukum.

"Pada momentum ini beberapa yang harus kami klarifikasi. Banyak di medsos sudah viral, bahkan dimasifkan," ujar Iqbal.

"Kami sudah tahu bahwa kami mempunyai ahli-ahli siber. Patroli siber kami 24 jam. Saya sudah tahu akun mana yang memviralkan, itu terkoneksi kepada kelompok-kelompok tertentu," lanjut dia.

Baca juga: CEK FAKTA: Ambulans Berlogo Partai Gerindra Angkut Batu Saat Kerusuhan

Sebelumnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 berlangsung tertib pada Selasa malam.

Sebagian besar massa sudah membubarkan diri pukul 20.00. Namun, masih masih ada massa yang menolak membubarkan diri.

Awalnya, mereka berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawasu sekitar pukul 22.00. Polisi pun bergerak membubarkan paksa yang berbuntut pada kerusuhan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X