Di TPS Uzbekistan, Jokowi-Ma’ruf dan PDI-P Raih Suara Terbanyak pada Pemilu 2019

Kompas.com - 04/05/2019, 23:25 WIB
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Taskhent, Uzbekistan.

Demikian laporan dari tim Kelompok Kerja PPLN dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional atas Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Luar Negeri di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (4/5/2019).

Jokowi-Ma’ruf memperoleh 51 suara. Sementara, pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 18 suara.

Total DPT di TPS itu sebanyak 92 orang. Namun, pemilih yang menggunakan hak pilihnya hanya 70 orang. Jumlah suara sah sebanyak 69 dan suara tidak sah sebanyak 1.


PDI Perjuangan Menang

Adapun, pada rekapitulasi penghitungan suara Pileg, PDI Perjuangan memperoleh suara terbanyak dibandingkan yang lainnya.

PDI-P memperoleh 17 suara, disusul PSI dengan 12 suara, PKS dengan 9 suara dan Nasdem dengan 6 suara. Selanjutnya, ada Golkar dengan 4 suara, PKB dan Demokrat yang sama-sama memperoleh 3 suara, PAN dan PPP yang juga sama-sama memperoleh 2 suara serta Perindo dan PBB yang sama-sama memperoleh 1 suara.

Baca juga: Situng Sementara KPU: Jokowi-Maruf Unggul Sekitar 12,1 Juta Suara

Sementara, Partai Gerindra, Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Hanura dan PKPI seluruhnya tidak memperoleh satupun suara.

Hingga pukul 15.45 WIB, rapat pleno masih berlangsung. KPU, Bawaslu, DKPP beserta perwakilan partai politik penerima mandat dari ketua umum dan sekretaris jenderal sudah bersepakat agar laporan rekapitulasi disampaikan tiga negara sekaligus.

Setelah itu, barulah perwakilan partai politik maupun pasangan capres dan cawapres menyampaikan pendapatnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pemerintah Bentuk Satgas Wacana Pemulangan WNI Simpatisan ISIS di Suriah

Pemerintah Bentuk Satgas Wacana Pemulangan WNI Simpatisan ISIS di Suriah

Nasional
Diperiksa Riza Kasus BLBI, Rizal Ramli Dikonfirmasi soal Misrepresentasi

Diperiksa Riza Kasus BLBI, Rizal Ramli Dikonfirmasi soal Misrepresentasi

Nasional
Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Nasional
Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Nasional
Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Nasional
Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Nasional
Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Nasional
Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Nasional
Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Nasional
Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Nasional
Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Nasional
Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Nasional
Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Nasional
Close Ads X