Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Kompas.com - 21/04/2019, 21:40 WIB
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018). KOMPAS.com/Devina HalimWakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018).
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengungkapkan, tak ada agenda pertemuan antara Prabowo dan utusan calon presiden petahana, Luhut Binsar Panjaitan pada Minggu (21/4/2019).

Prabowo, kata Andre, masih memantau perkembangan C1.

"Jadi tidak ada agenda Prabowo hari ini menerima Luhut. Agenda Prabowo hari ini hanya pertemuan internal. Itu yang share resmi agenda Prabowo," kata Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, di Jakarta, Minggu, seperti dikutip Antara.

"Jadi acara Prabowo yang disampaikan yang di-share kepada kami adalah acara internal, memantau perkembangan C1. Sekarang rekapitulasi lagi berjalan terus di seluruh kecamatan, mudah-mudahan cepat selesai dan Prabowo memantau itu," kata politikus Partai Gerindra itu.

Baca juga: Dahnil: Prabowo Belum Putuskan untuk Menerima Luhut yang Diutus Jokowi

Prabowo sebelumnya disebut akan bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan yang diutus Jokowi untuk menjadwalkan pertemuan Prabowo dan Jokowi.

Andre juga meminta semua pihak untuk bersabar dan tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memprovokasi.

"Kami juga memantau perkembangan 'real count', sama-sama menahan diri, jangan mengeluarkan pernyataan yang memprovokasi. Kita harapkan pemerintah, Kapolri dan Panglima jangan mengeluarkan pernyataan yang meresahkan masyarakat," kata Andre. 

Rencana Pertemuan Prabowo dan Luhut sebelumnya diungkap Direktur bidang Media dan Komunikasi BPN Hashim Djojohadikusumo.

Baca juga: Kata Hashim, Luhut Panjaitan Diutus Jokowi untuk Bertemu Prabowo

"Ya, mungkin. Saya dengar Pak Luhut Panjaitan akan ketemu Pak Prabowo," ujar Hashim saat ditemui di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).

Rencananya pertemuan digelar hari ini, di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Namun pada Sabtu malam, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo Subianto belum memutuskan untuk menerima kedatangan Luhut Binsar Panjaitan.

Baca juga: Jokowi Mengaku Ingin Bertemu Prabowo

"Sampai dengan malam ini, Pak Prabowo belum dan tidak memutuskan menerima utusan Pak Jokowi, yakni Pak Luhut untuk bertemu beliau di Kertanegara," ujar Dahnil seperti dikutip dari akun Twitternya, @Dahnilanzar, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Dahnil, saat ini Prabowo masih fokus memantau proses rekapitukasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019. "Pak Prabowo masih fokus memperjuangkan dan mengawal agar rakyat terus mengawal C1," kata Dahnil.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PAN-RB Siapkan Penerimaan 189.000 Pegawai Pemda di Seluruh Indonesia

Kementerian PAN-RB Siapkan Penerimaan 189.000 Pegawai Pemda di Seluruh Indonesia

Nasional
ICW Menentang Rencana KPK Terbitkan SP3

ICW Menentang Rencana KPK Terbitkan SP3

Nasional
Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Nasional
KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

Nasional
KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

Nasional
Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Nasional
Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Nasional
Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Nasional
ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Nasional
Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Nasional
Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Nasional
Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Nasional
Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X