17 April yang Minus Selebrasi dari Jokowi...

Kompas.com - 18/04/2019, 09:21 WIB
Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo didampingi sejumlah pimpinan Parpol pendukung saat memberikan keterangan terkait Pilpres 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). Pasangan Jokowi-Maruf Amin menyatakan akan menunggu hasil resmi dari KPU meskipun sejumlah lembaga survei memenangkan mereka dalam hitung cepat.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo didampingi sejumlah pimpinan Parpol pendukung saat memberikan keterangan terkait Pilpres 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). Pasangan Jokowi-Maruf Amin menyatakan akan menunggu hasil resmi dari KPU meskipun sejumlah lembaga survei memenangkan mereka dalam hitung cepat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemungutan suara Pemilihan Umum serentak sukses dilaksanakan.

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan calon presiden calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang dibandingkan sang rival nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih antara 8 hingga 10 persen.

Meski demikian, kubu 01 tidak melakukan selebrasi. Ini cerita dari Jokowi di hari bersejarah, 17 April 2019, kemarin.

“Plooong...”

Jokowi menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 008 yang terletak di pelataran gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Usai bermain bersama cucu, Sedah Mirah, di kediamannya Paviliun Bayu Rini, Istana Kepresidenan Bogor pada pagi harinya, Jokowi dan Iriana kompak mengenakan baju putih, menuju TPS.

Menggunakan mobil Toyota Alphard B 2541 TOI, Jokowi dan Iriana tiba di TPS yang dihiasi ondel-ondel itu pukul 10.17 WIB.

Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak 2019 di TPS 008, Pelataran Gedung Lembaga Adminsitrasi Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak 2019 di TPS 008, Pelataran Gedung Lembaga Adminsitrasi Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Jokowi dan Iriana diperlakukan sama seperti para pemilih lainnya. Begitu masuk TPS, keduanya langsung menyerahkan surat undangan ke meja panitia pemungutan suara. Setelah itu, keduanya duduk bersama para pemilih lain menunggu antrean.

Sekitar 2 menit kemudian, panitia pemunggutan suara memanggil nama mereka. Dimulai dari nama Jokowi, Iriana menuyusl.

Usai mendapatkan penjelasan dari panitia pemungutan suara mengenai kertas suara yang diberikan, Jokowi dan Iriana berjalan menuju bilik suara untuk mencoblos. Meski Jokowi tiba di bilik suara terlebih dahulu, namun waktu selesai mencoblos berbarengan dengan Iriana.

Keduanya kemudian berjalan menuju kotak suara. Satu per satu kertas suaranya dimasukan ke dalam kotak, mulai dari kertas suara capres cawapres, calon anggota legislatif pusat, calon anggota senator dan calon anggota legislatif DKI Jakarta.

Baca juga: Jokowi: Ploongggg...

“Plooooong,” kata Jokowi ketika ditanya wartawan, bagaimana rasanya seusai menggunakan suaranya.

Jokowi yang merupakan calon presiden petahana juga mengaku optimis menang dalam Pemilu 2019 ini.

“Ya dalam bekerja kita ini selalu optimis terus,” ujar Jokowi.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Direktur Penyidikan Jadi Plt Deputi Penindakan KPK

Nasional
Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Kata KPK soal Keluhan Tahanan Terkait Pemborgolan hingga Penyitaan Pemanas Makanan

Nasional
Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Kata Moeldoko soal Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

Nasional
Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Menhan Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Ini Kata Polri

Nasional
Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Budiman Sudjatmiko: Jokowi Harus Bisa Lahirkan Pemimpin yang Lebih Baik dari Dirinya

Nasional
Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Jaksa KPK Soroti Disposisi Staf Pribadi Menpora dalam Proposal Dana Hibah KONI

Nasional
Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Politisi PDI-P Sebut Perlu Ada Partai di Luar Pemerintahan

Nasional
Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Mantan Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli Ditarik Kembali ke Polri

Nasional
Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Pengacara Sebut Polisi yang Diduga Terlibat Kasus Novel Pernah Halangi OTT KPK

Nasional
SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

SBY Tengah Siapkan Buku dan Lagu tentang Ani Yudhoyono

Nasional
BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

BPN Anggap KPU Terlalu Pede Hanya Hadirkan Satu Ahli di MK

Nasional
Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Ahli KPU yang Tak Hadir pada Sidang di MK Jelaskan soal BUMN dan Anak Perusahaan BUMN

Nasional
Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'

Moeldoko Klarifikasi soal Materi Pelatihan TKN "Kecurangan Bagian dari Demokrasi"

Nasional
KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

KPK Sebut Pemeriksaan Novel Hanya Pengulangan, Tak Ada Hal Baru

Nasional
KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

KPU Pertanyakan Keaslian Amplop yang Dibawa Saksi 02

Nasional

Close Ads X