TGB: Pak Jokowi Lawannya adalah Fitnah

Kompas.com - 08/04/2019, 21:28 WIB
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden DPP Golkar, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (9/2/2019)CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden DPP Golkar, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (9/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus politisi Golkar, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang ( TGB), menilai lawan utama capres petahana Joko Widodo bukanlah capres penantang, melainkan fitnah.

"Sering kita dengar ungkapan, Pak Jokowi lawannya adalah fitnah. Benar enggak Bapak Ibu?" ujar TGB saat berpidato dalam acara Majelis Taklim Berselawat di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4/2019).

TGB mengatakan awalnya Jokowi kerap diserang fitnah yang bersifat pribadi seperti dituding nonmuslim. Namun, hal tersebut terbantahkan karena terbukti kedua orang tua kandung muslim. Demikian pula istri dan ketiga anaknya juga penganut agama Islam.

Baca juga: Sudah Diam Selama 4 Tahun, Jokowi Bilang Kini Saatnya Dia Jawab Semua Fitnah

TGB menambahkan, setelah difitnah pribadinya dan tidak mempan, kini Jokowi difitnah kebijakannya. TGB mengatakan fitnah tersebut dibuktikan dengan adanya tudingan bahwa jika pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang maka masyarakat dilarang memakai kerudung.

TGB mengatakan fitnah tersebut tidak berdasar. Ia mengatakan di era pemerintahan Jokowi justru polwan diperbolehkan mengenakan kerudung.

"Alhamdulillah pada masa Pak Jokowi tahun 2015, polwan-polwan muslimah yang ingin menggunakan jilbab pada saat ingin bertugas diberikan izin untuk berjilbab," lanjut TGB.

"Artinya apa? Pada masa Pak Jokowi memimpin alhamdulillah syiar-syiar Islam, syiar keumatan terus menyebar merata di seluruh penjuru Indonesia. Jadi ada satu ungkapan diserang pribadi tidak berhasil, diserang kebijakan juga tidak mempan," lanjut TGB.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X