Berakhirnya Generasi Boeing 737

Kompas.com - 08/04/2019, 16:25 WIB
Boeing 737 MAX 8 Ethiopian Airlines IstimewaBoeing 737 MAX 8 Ethiopian Airlines

KETIKA terjadi kecelakaan fatal pesawat terbang Boeing 737-8 (MAX) Lion Air JT-610, masih belum banyak pihak yang memperlihatkan keraguannya kepada keandalan pesawat terbang canggih produksi Boeing Company.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP ini kecelakaan hanya dalam hitungan menit setelah take off. Korban meninggal dunia mencapai 189 jiwa.

KNKT merilis preliminary report hasil investigasi pada November lalu, yang menjelaskan antara lain kerusakan sejenis telah terjadi pada pesawat yang sama pada penerbangan malam sebelum terjadinya kecelakaan.

Kemungkinan besar dari track record Lion Air dan ditambah lagi dengan hasil preliminary report KNKT tersebut, pihak Boeing dan Federal Aviation Administration (FAA) tidak atau belum melihat masalah serius dari kecelakaan tersebut yang terkait proses manufaktur.


Walaupun sebenarnya telah ada beberapa pihak, di antaranya asosiasi Pilot di Amerika sendiri yang sudah mulai mempertanyakan MCAS (Maneuvering Characteristic Augmentation System).

MCAS merupakan sebuah system baru untuk pengaman anti-stall pada pesawat terbang Boeing 737 – 8 (MAX), yang berkembang selanjutnya dituding sebagai salah satu penyebab utama dari kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT-610.

Baca juga: CEO Boeing Minta Maaf pada Korban Pesawat 737 Max-8

Setelah kecelakaan yang lebih kurang sama (dengan korban 149 orang) terjadi pada Ethiopian Airlines Flight 302, registrasi ET-AVJ, maka mulai berkembanglah pertanyaan yang muncul tentang kecanggihan pesawat Boeing 737-8 (MAX). Pesawat Ethiopian Airlines ini juga menukik ke bawah dan crashed dan terjadi dalam hitungan menit,

Maka, pertanyaan tentang kecanggihan pesawat terbang produk teknologi mutakhir dari generasi B-737 jenis produk unggulan pabrik pesawat terbang Boeing Company ini pun makin mengemuka.

Diketahui secara luas bahwasanya Jenis Boeing 737 telah lebih dari dua dekade berkembang dengan berbagai varian menjadi produk andalan dan unggulan Boeing sebagai pesawat yang sangat dapat diandalkan dalam hal kenyamanan dan keamanannya. Produk dari sebuah jenis pesawat terbang yang “aman dan efisien” sekali.

Beberapa hari lalu, KNKT nya Ethiopia (AAIB, Aircraft Accident Investigation Bureau Ministry of Transport, Federal Democratic Republic of Ethiopia) merilis preliminary report tentang kecelakaan B 737-8 (MAX) ET-302.

Baca juga: Boeing Siapkan Perbaikan Software Pesawat 737 MAX

Sebelum hasil preliminary report dari AAIB Ethiopia dirilis, seluruh dunia telah dengan serta merta meng-grounded pesawat terbang Boeing dari jenis B 737 – 8 (MAX).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X