TKN Klaim Jokowi-Ma'ruf Unggul 22 Persen Dibanding Prabowo-Sandiaga

Kompas.com - 12/03/2019, 14:01 WIB
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengklaim selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dengan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mencapai 22 persen.

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, mengatakan, tren elektabilitas Jokowi-Ma'ruf terus meningkat.

"Dari hasil big data kita menunjukkan bahwa perbedaannya mencapai 22 persen dan ini kecenderungannya terus naik," ujar Arya saat konferensi pers di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Survei Internal BPN: Prabowo-Sandiaga 54 Persen, Jokowi-Maruf 40-an Persen


Ia mengatakan, cawapres Ma'ruf Amin sudah semakin sering bersafari politik ke berbagai daerah.

Ma'ruf, kata Arya, juga mengunjungi daerah yang menjadi lumbung suara bagi paslon nomor urut 02.

Hasilnya, pemberitaan tentang Ma'ruf dan kehadirannya di sosial media juga meningkat.

Kemudian, kata Arya, pasangan tersebut juga mendapat respons yang positif dari masyarakat.

Baca juga: TKN: Program Jokowi Jelas, Tidak di Awang-awang

Sambutan yang positif, klaim Arya, juga terjadi di daerah yang menjadi basis suara Prabowo-Sandiaga.

"Dari respons rakyat juga kita lihat daerah-daerah yang dilihat sebagai daerah-daerah yang basisnya 02 itu malah sambutan terhadap Jokowi makin besar, seperti minggu lalu di Lampung," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berkesimpulan pasangan Jokowi-Ma'ruf semakin solid.

Baca juga: BPN Prabowo-Sandiaga: Tren Elektabilitas Jokowi Menurun

Di samping itu, Arya yakin pasangan Jokowi-Ma'ruf akan semakin memimpin dalam perolehan suara pada Pemilu 2019.

"Jadi makin menunjukkan bahwa pasangan ini, Pak Jokowi dan Ma'ruf Amin, semakin solid untuk bertarung," jelas Arya.

"Jadi kita melihat untuk 33 hari ke depan ini akan mengalami kenaikan terus dan kita makin yakin bahwa pasangan ini akan memiliki jarak yang cukup jauh," sambung dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X