Blusukan ke Mall di Kendari, Jokowi Beli Kaus Diskon

Kompas.com - 01/03/2019, 21:10 WIB
Presiden Joko Widodo blusukan ke mall Lippo Plaza Mas, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/3/2019) malam. Jokowi membeli tiga buah kaos brand lokal asal Bandung. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo blusukan ke mall Lippo Plaza Mas, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/3/2019) malam. Jokowi membeli tiga buah kaos brand lokal asal Bandung.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

KENDARI, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo blusukan ke mall Lippo Plaza Mas, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/3/2019) malam. Jokowi membeli tiga buah kaus brand lokal asal Bandung.

Pantauan Kompas.com, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dilapisi jaket Bomber tiba di Mall sekitar pukul 08.45 WITA. Kehadiran Kepala Negara langsung disambut heboh para pengunjung mall.

Mereka mengerumuni Jokowi untuk mengajak bersalaman dan berfoto bersama. Jokowi meladeni beberapa di antaranya dengan pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden.

Baca juga: Presiden Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar kepada Pelajar di Gorontalo

Sambil meladeni warga, Jokowi terus berjalan keliling mall dan naik ke lantai dua. Ia lalu masuk ke toko Greenlight & Three Second, dua brand distribution outlet lokal asal Bandung.

Setelah melihat-lihat baju sekitar dua menit, ia lalu memilih tiga buah kaus. Ketiganya diskon 20 persen. Total harganya Rp 420.000.

Baca juga: Berhenti di Tengah Jalan, Jokowi Ladeni Foto Bareng Warga Kendari

"Ini buat besok, saya enggak bawa kaus," kata Jokowi kepada Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra yang ikut mendampingi.

Besok pagi, Jokowi memang direncanakan mengikuti jalan santai di Kota Kendari, dilanjutkan blusukan ke Tempat Pelelangan Ikan Sodoa. Di tempat tersebut Jokowi akan membagikan bantuan bagi 700 nelayan.

Selanjutnya, Jokowi akan melakukan pencanangan tapal batas kepemilikan tanah, lalu diakhiri dengan pembagian sertifikat tanah kepada warga di GOR Bahtera.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Nasional
Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Nasional
Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Nasional
Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Nasional
Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Nasional
Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Nasional
Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Nasional
KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

Nasional
Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Nasional
Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Nasional
Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Nasional
Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Nasional
Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Nasional
Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Nasional
Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X