Kompas.com - 16/02/2019, 20:00 WIB
Panggung debat kedua capres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPanggung debat kedua capres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar geladi kotor debat kedua Pilpres 2019 pada Sabtu (16/2/2019).

Geladi dilakukan bersama pihak media penyelenggara debat dan moderator.

Pantauan Kompas.com, panggung debat telah tertata rapi. Panggung berbentuk setengah lingkaran, dengan layar besar di bagian tengah dan dua layar kecil di bagian kanan dan kiri panggung.

Baca juga: Sudirman Said: Prabowo Santai Hadapi Debat Kedua

Terdapat pula dua layar yang ukurannya lebih kecil yang ditempatkan di samping kanan dan kiri panggung. Dua layar itu menunjukkan penghitung waktu.

Di atas panggung, ada empat pilar yang mengapit ketiga layar.

Adapun peserta debat akan ditempatkan di sisi kanan dan kiri panggung, disiapkan masing-masing sebuah kursi dan meja kecil untuk para capres.

Di atas panggung, juga terdapat meja panjang dan dua kursi yang disiapkan untuk dua moderator.

Sementara itu, kursi-kursi penonton tengah ditata petugas dan dilapisi dengan kain berwarna hitam

Di luar ruangan debat, terbentang karpet panjang berwarna merah yang menghubungkan pintu masuk ballroom hotel hingga ke ruangan debat.

Terdapat wall of fame yang diletakkan di luar ruangan debat dan di luar ballroom.

Baca juga: Jokowi Siap Paparkan Capaian Pemerintah di Debat Kedua

Debat kedua Pilpres akan digelar Minggu (17/2/2019). Peserta debat adalah kedua calon presiden.

Tema yang diangkat yaitu energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta. Empat stasiun televisi yang akan menyiarkan debat yaitu RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews TV.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejagung Imbau Terdakwa Tidak Pakai Atribut Keagamaan di Ruang Sidang

Kejagung Imbau Terdakwa Tidak Pakai Atribut Keagamaan di Ruang Sidang

Nasional
Mencermati Perpres Natuna Utara

Mencermati Perpres Natuna Utara

Nasional
Berkaca Pandemi Covid-19 dan Hepatitis Misterius, Pemerintah Didesak Ciptakan Kemandirian di Bidang Vaksin

Berkaca Pandemi Covid-19 dan Hepatitis Misterius, Pemerintah Didesak Ciptakan Kemandirian di Bidang Vaksin

Nasional
Hari Ini, KPK Panggil Boyamin Saiman Terkait Kasus Pencucian Uang Budhi Sarwono

Hari Ini, KPK Panggil Boyamin Saiman Terkait Kasus Pencucian Uang Budhi Sarwono

Nasional
PDSI Usul UU Pendidikan Kedokteran Direvisi, IDI: Selama Dilakukan Bukan untuk Kepentingan Pribadi, Kami Dukung

PDSI Usul UU Pendidikan Kedokteran Direvisi, IDI: Selama Dilakukan Bukan untuk Kepentingan Pribadi, Kami Dukung

Nasional
Kasdam Pattimura Meninggal Dunia, KSAD: TNI AD Kehilangan Salah Satu Perwira Terbaik

Kasdam Pattimura Meninggal Dunia, KSAD: TNI AD Kehilangan Salah Satu Perwira Terbaik

Nasional
Oditur Militer Akan Sampaikan Bantahan atas Pleidoi Kolonel Priyanto Siang Ini

Oditur Militer Akan Sampaikan Bantahan atas Pleidoi Kolonel Priyanto Siang Ini

Nasional
Pengertian Partai Pengusung dan Pendukung

Pengertian Partai Pengusung dan Pendukung

Nasional
Arah Koalisi Baru dan Prediksi Airlangga Bakal Berujung Jadi Cawapres

Arah Koalisi Baru dan Prediksi Airlangga Bakal Berujung Jadi Cawapres

Nasional
Mengenal Sejarah, Tugas, dan Wewenang KPU

Mengenal Sejarah, Tugas, dan Wewenang KPU

Nasional
[POPULER NASIONAL] Wawancara Khusus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming | Sikap AHY soal Koalisi Baru

[POPULER NASIONAL] Wawancara Khusus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming | Sikap AHY soal Koalisi Baru

Nasional
Mayoritas Publik Puas Kinerja Jokowi, Stafsus Mensesneg: Tantangan Pemerintah Semakin Besar

Mayoritas Publik Puas Kinerja Jokowi, Stafsus Mensesneg: Tantangan Pemerintah Semakin Besar

Nasional
Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah 'Packing'

Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang, Gibran: Ibu Bahkan Sudah "Packing"

Nasional
Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri sebagai Atasan Saya

Gibran: Saya Melihat Bapak Saya Sendiri sebagai Atasan Saya

Nasional
Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Din Syamsuddin: Pelita Fokus Verifikasi Administrasi Sebelum Bangun Koalisi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.