Situs Pendaftaran Pegawai Kontrak Pemerintah Sulit Diakses, Ini Kata BKN

Kompas.com - 11/02/2019, 12:14 WIB
Halaman utama situs SSP3KSitus SSP3K Halaman utama situs SSP3K

KOMPAS.com - Hingga Senin (11/2/2019) siang, menu pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dalam situs SSP3K, ssp3k.bkn.go.id, belum dapat diakses.

Padahal, dalam informasi yang tertera dalam situs tersebut, seharusnya pendaftaran untuk pegawai kontrak pemerintah itu telah dibuka mulai Minggu (10/2/2019) hingga Sabtu (16/2/2019) mendatang.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara Mohammad Ridwan menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terkait belum bisa diaksesnya menu pendaftaran situs SSP3K tersebut.

"Saya masih cek ke pusat mengapa belum bisa mendaftar," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Penerimaan PPPK Dibuka, Ini Syaratnya

Ridwan menjelaskan, hal tersebut dikarenakan peraturan yang menjadi dasar hukum pelaksanaan seleksi P3K belum dikeluarkan.

"Kemungkinan karena Permenpan (Peraturan Menteri PAN RB) yang mengatur penerimaan P3K Tahap I belum keluar. Diperkirakan besok baru bisa terbit," ujar dia.

Sistem pendaftaran di SSP3K, lanjut Ridwan, baru akan dibuka seiring terbitnya Peremenpan RB. Meski demikian, database eks Tenaga Honorer Kategori II (THK II) sudah dapat diakses.

"Admin instansi sudah dapat mengecek data eks THK II di wilayah mereka," ujar Ridwan.

SSP3K

Saat Kompas.com mencoba membuka situs SSP3K, ssp3k.bkn.go.id, terdapat beberapa menu di dalamnya.

Halaman utama situs ini muncul beberapa persyaratan bagi formasi yang akan dibuka, seperti THK II tenaga pendidik, penyuluh pertanian, dan THK II tenaga kesehatan.

Ketika memilih menu registrasi, maka akan muncul keterangan seperti ini.

Tampilan menu registrasi pada situs SSP3KSitus SSP3K Tampilan menu registrasi pada situs SSP3K

"Sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian PAN-RB ke Seluruh Pemerintah Daerah, Bahwa Pendaftaram dibuka Mulai Tanggal 10-16 Februari 2019. Sebelum Melakukan Pendaftaran, Silakan Hubungi Instansi Masing-masing untuk Mengecek Ketersediaan Formasi"


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X