Kompas.com - 09/02/2019, 21:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, untuk mengelola Indonesia yang memiliki 260 juta jiwa, diperlukan pemimpin yang berpengalaman. 

Menurutnya, tidak mudah memimpin Indonesia yang adalah negara besar.

"Pengalaman seperti itu penting, perlu. Dari pengalaman yang saya miliki dari dunia usaha 18 tahun, jadi wali kota, lalu gubernur, sangat beda sekali. Mengelola negara besar berarti 514 kabupaten/kota, bukan hal mudah," kata Jokowi di saat menerima dukungan dari alumni Universitas Trisakti di Basket Hall kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (9/2/2019), dikutip dari Antara.

Baca juga: Alumni Trisakti: Jokowi Kerja Nyata, Tidak Ada Beban Masa Lalu

"Jadi jangan sampai 260 juta orang ini kita coba-coba diberikan ke yang belum berpengalaman," tegasnya.

Ribuan alumni Universitas Trisakti menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI periode 2019-2024. Jokowi juga mendapat rompi reformasi sebagai juara reformasi.

Ia kemudian menyatakan bahwa pengalaman penting dari sebuah kepemimpinan adalah pengalaman memimpin keluarga. Menurutnya, kepemimpinan apapun harus dimulai dengan menata keluarga.

"Semua kepemimpinan harus dimulai bagaimana kita mengelola, 'memanage' keluarga. Nah ini, urusan ini saya punya pengalaman," tambah Jokowi.

Baca juga: Ini 5 Alasan TGB Dukung Jokowi Dua Periode

Ia juga menyatakan, jika seseorang ingin terjun ke pemerintahan, maka seharusnya dia mengalami kepemimpinan secara bertahap.

"Di sini saya menapaki jalan pengalaman pemerintahan dimulai dari bawah, menjadi wali kota dua kali memimpin 600 ribu penduduk Solo, naik memimpin Jakarta 10 juta orang, naik lagi mengelola bangsa besar Indonesia dengan penduduk 260 juta," ungkap Jokowi.

Baca juga: Jokowi Tantang Karni Ilyas Sebut 10 Nama Ikan

Jokowi juga menyampaikan peristiwa tahun 1998 saat timbulnya reformasi yang didorong oleh demonstrasi oleh mahasiswa termasuk Universitas Trisakti saat itu adalah suatu turbulensi politik.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.