Satgas Antimafia Bola Geledah Dua Kantor PSSI

Kompas.com - 30/01/2019, 12:06 WIB
Kantor PSSI di Gelora Bung Karno, Senayan. Dok. PSSIKantor PSSI di Gelora Bung Karno, Senayan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Antimafia Skor menggeledah kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Rabu (30/1/2019). Penggeledahan terkait kasus pengaturan skor.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, penggeledahan dilakukan di dua kantor PSSI, yaitu di FX Sudirman tower 14 dan kantor di Jalan Kemang, Jakarta Selatan.

“Ya benar penggeledahan dilakukan di kantor baru FX Sudirman dan kantor lama PSSI jalan Kemang,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (30/1/2019).

Penggeledahan tersebut, kata Dedi, dalam rangka pengembangan kasus 10 tersangka kasus pengaturan skor.

Namun, Dedi belum dapat memastikan apakah ada barang bukti yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut.

Satgas antimafia bola Polri telah menetapkan 10 tersangka. Enam tersangka sudah ditahan, yakni Nurul Safarid (oknum wasit); Johar Ling Eng (anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah); Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI).

Kemudian Anik Yuni Sari (putri Priyanto); Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI (nonaktif)), dan Mansyur Lestaluhu (staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI).

Sementara, empat tersangka lain yang belum ditahan, yaitu Cholid Hariyanto (selaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara melawan Kediri).

Kemudian Deni Sugiarto (pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan); Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan (asisten wasit II).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X