"Kebijakan dan Solusi Belum Terlihat dari Visi Misi Kedua Kandidat"

Kompas.com - 15/01/2019, 19:00 WIB
Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/9/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Lembaga Penelitian Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai, kedua kandidat capres-cawapres belum menyampaikan visi misinya secara mendalam selama masa kampanye yang telah berlangsung selama 3 bulan ini.

Menurut dia, masa kampanye seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan penyampaian visi misi.

"Bagi saya ini sudah telat. Apalagi masa kampanye kita sudah tinggal tiga bulan. Makanya, visi dan misi kedua kandidat tidak mendalam, katakanlah di bidang hukum, apa langkah konkretnya juga tidak ada," kata Syamsuddin, di Gedung LIPI, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: KPU dan Bawaslu Kaji Acara Penyampaian Visi Misi Jokowi di TV

 

Syamsuddin mengatakan, komitmen kedua kandidat mengenai isu-isu seputar debat pemilu tidak muncul. Padahal, masing-masing kedua kandidat memiliki tim ahli untuk mengupas kebijakan dan solusi yang ditawarkan kepada masyarakat.

"Nah kebijakan dan solusi itu yang belum saya lihat di visi dan misi kedua kandidat. Publik juga bertanya-tanya apa sih sebetulnya visi dan misi serta gagasan kandidat," kata dia.

Syamsuddin mencontohkan, kedua kandidat tidak memiliki langkah konkret dalam hal swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Jubir: Prabowo Ingin Visi Misi Tak Sekadar Janji-Janji

"Kita butuh penjelasan yang lebih jauh. Semua itu dibutuhkan publik supaya visi dan misi tidak semata-mata sebagai mimpi indah atau janji pemilu yang tidak bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata," ujar Syamsuddin.

Ia juga berharap kedua kandidat memanfaatkan masa kampanye untuk saling adu visi, program, dan alternatif kebijakan terbaik sebagai solusi atas beragam masalah bangsa.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X