Jubir: Prabowo Ingin Visi Misi Tak Sekadar Janji-Janji - Kompas.com

Jubir: Prabowo Ingin Visi Misi Tak Sekadar Janji-Janji

Kompas.com - 12/01/2019, 18:29 WIB
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Siane Indriani dalam sebuah diskusi di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Siane Indriani dalam sebuah diskusi di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ( BPN) Siane Indriani menuturkan bahwa Prabowo ingin agar visi misi yang akan dipaparkan saat debat capres tidak menjadi sekadar janji-janji. Oleh sebab itu Prabowo merevisi visi misi agar lebih terukur.

"Pak Prabowo ingin agar visi misi tidak sekadar janji-janji. Maka dibuat secara terukur," ujar Siane dalam sebuah diskusi di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2019).

Menurut Siane, revisi dokumen visi misi juga bertujuan agar Prabowo dapat menggenapinya jika nanti terpilih pada Pilpres 2019.


Baca juga: Kubu Prabowo-Sandiaga Gelar Nobar Debat Capres 2014, Dihadiri Bidadari Indonesia

Ia menegaskan bahwa Prabowo berkomitmen untuk mewujudkan janji-janji kampanye yang tercantum dalam dokumen visi misi.

"(Revisi) agar Pak Prabowo dapat menggenapinya. Tidak hanya sekadar janji, agar konsisten dalam menjalankan visi misinya," kata Siane.

Diberitakan, BPN merevisi dokumen visi misi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jelang penyelenggaran debat perdana Pilpres pada 17 Januari 2019.

Baca juga: Kubu Prabowo Berharap Pembentukan Tim Gabungan Kasus Novel Tak Terkait Debat Capres

Pada 7 Januari 2019 lalu, BPN merilis dokumen visi misi yang berjudul "Indonesia Menang".

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, tidak banyak berubah dalam dokumen visi misi "Indonesia Menang" jika dibandingkan dengan dokumen visi misi yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dokumen awal visi misi yang telah diserahkan ke KPU berjudul "Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia."

"Tidak banyak yang berubah. Intinya Pak Prabowo dan Bang Sandi ingin ada perbaikan," ujar Dahnil kepada Kompas.com, Jumat (11/1/2019).



Close Ads X