Jokowi Puji Bandara Syukuran Aminuddin sebagai Bandara Paling Cantik

Kompas.com - 23/12/2018, 19:27 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan terminal baru Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (23/12/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo saat meresmikan terminal baru Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (23/12/2018).

LUWUK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memuji keindahan pemandangan di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Ini adalah bandara yang paling cantik, paling indah," kata Presiden usai meresmikan terminal baru bandara tersebut, Minggu (23/12/2018).

Bandara Aminuddin diapit laut dan perbukitan. Alhasil, dari jendela pesawat, para penumpang pesawat akan dimanjakan pemandangan yang indah.

Jokowi melanjutkan, posisi strategis bandara itu sangat cocok dengan Kabupaten Banggai yang saat ini sedang mengembangkan daerah pariwisatanya.


"Ada bandara yang memang bisa mempercepat mobilitas logistik, barang dan orang. Tetapi juga ada bandara yang kami buka untuk pariwisata seperti di sini," ujar Jokowi.

"Jadi, pembangunan infrastruktur itu memang bermacam-macam. Karena itu kenapa infrastruktur kami bangun," lanjut dia.

Baca juga: Jokowi Resmikan 1 Bandara dan 4 Terminal Bandara Baru di Sulawesi

Bandara tersebut, berdasarkan informasi Bupati Banggai Herwin Yatim, juga akan mempermudah pengiriman komoditas unggulan Banggai, yakni ikan.

"Agar ikan-ikan itu cepat sampai ke tujuan," ujar Jokowi.

Bandara Syukuran Aminuddin Amir terletak di Desa Bubung, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Bandara itu berada sejajar dengan garis pantai Selat Peling dan persis berada di atas bukit yang memiliki ketinggian 17 meter di atas permukaan laut.

Bandara itu dulunya bernama Bandara Luwuk dan dibangun 1972. Pada masa awalnya, bandara itu hanya memiliki landasan pacu sepanjang 850 x 30 meter dan apron 50 x 40 meter dibantu fasilitas komunikasi sederhana.

Pada 2008, pemerintah mengganti nama bandara menjadi yang sekarang. Nama Syukuran Aminuddin Amir diambil dari Raja Banggai yang terakhir.

Setelah itu, bandara mulai dikembangkan. Kini, landasan pacu sepanjang 2.250 x 45 meter, apron seluas 315 x 85 meter dan taxi way seluas 60 x 18 meter sehingga mampu didarati pesawat sejenis Boeing 737.

Presiden Jokowi meresmikan pembangunan terminal baru bandara tersebut, Minggu sore. Ia didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djonggala, dan Bupati Banggai Herwin Yatim.

Terminal lama hanya seluas 1.212 meter persegi dengan kapasitas penumpang 100 orang pada waktu sibuk. Setelah dibangun baru, terminal seluas 5.000 meter persegi dan mampu mengakomodasi 350 penumpang pada waktu sibuk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Menhan Australia, Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan Maritim

Bertemu Menhan Australia, Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan Maritim

Nasional
Stafsus Presiden Nilai Kelompok Disabilitas Perempuan Kurang Terwakili dalam Politik

Stafsus Presiden Nilai Kelompok Disabilitas Perempuan Kurang Terwakili dalam Politik

Nasional
Bambang Soesatyo: Penunjukan Irjen Listyo sebagai Kabareskrim Sangat Tepat

Bambang Soesatyo: Penunjukan Irjen Listyo sebagai Kabareskrim Sangat Tepat

Nasional
Mahfud: Penanganan Karhutla di Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

Mahfud: Penanganan Karhutla di Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

Nasional
Usai Perpanjangan Penahanan di KPK, Eks Bos Lippo Cikarang Sampaikan Harapan ke Jokowi dan Firli

Usai Perpanjangan Penahanan di KPK, Eks Bos Lippo Cikarang Sampaikan Harapan ke Jokowi dan Firli

Nasional
Lagi, Kapolri Mutasi Komjen Firli Bahuri

Lagi, Kapolri Mutasi Komjen Firli Bahuri

Nasional
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Presdir Lippo Cikarang

Nasional
Kapolri Tunjuk Kadiv Propam Irjen Listyo Sigit sebagai Kabareskrim

Kapolri Tunjuk Kadiv Propam Irjen Listyo Sigit sebagai Kabareskrim

Nasional
Calon Hakim MK Diharapkan Tak Hanya Paham Persoalan Tata Negara

Calon Hakim MK Diharapkan Tak Hanya Paham Persoalan Tata Negara

Nasional
ICJR Minta Pembahasan RKUHP Libatkan Masyarakat dan Akademisi

ICJR Minta Pembahasan RKUHP Libatkan Masyarakat dan Akademisi

Nasional
Jokowi Prediksi Dalam 5 Tahun Pemerintah Tak Lagi Impor Bahan Petrokimia

Jokowi Prediksi Dalam 5 Tahun Pemerintah Tak Lagi Impor Bahan Petrokimia

Nasional
Kejagung Tetapkan 2 Oknum Jaksa dan Seorang Swasta sebagai Tersangka Pemerasan

Kejagung Tetapkan 2 Oknum Jaksa dan Seorang Swasta sebagai Tersangka Pemerasan

Nasional
Gelar Humanesia, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Beri Kado Akhir Tahun untuk Kemanusiaan

Gelar Humanesia, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Beri Kado Akhir Tahun untuk Kemanusiaan

Nasional
Kemenlu Gandeng Mitra Tanah Air Tingkatkan Kapasitas SDM dan UKM

Kemenlu Gandeng Mitra Tanah Air Tingkatkan Kapasitas SDM dan UKM

Nasional
Menlu Retno Marsudi Tekankan Demokrasi Harus Inklusif, Ini Caranya

Menlu Retno Marsudi Tekankan Demokrasi Harus Inklusif, Ini Caranya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X