Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/12/2018, 14:00 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutar rekaman kamera pengawas Bandara Soekarno-Hatta dalam persidangan untuk terdakwa Lucas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Dua video yang diputar jaksa tersebut menampilkan saat mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro tiba di Bandara Soekarno-Hatta, pada 29 Agustus 2018 lalu.

Rekaman video itu kemudian dikonfirmasi kepada saksi Yulia Shintawati yang merupakan Duty Executive PT Indonesia AirAsia.

"Apakah Eddy Sindoro ini yang mengenakan topi?" ujar jaksa Abdul Basir.

Baca juga: Staf AirAsia Diskors Perusahaan Setelah Ikut Jemput Eddy Sindoro

Shinta kemudian membenarkan pria bertopi yang dimaksud adalah Eddy Sindoro. Sementara, dua orang lainnya adalah Michael Sindoro dan Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie.

Jaksa KPK memutar video kamera pengawas Bandara Soetta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/12/2018).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Jaksa KPK memutar video kamera pengawas Bandara Soetta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Menurut Shinta, dalam video tersebut, Eddy dan dua orang lainnya didampingi oleh Ground staff AirAsia Dwi Hendro Wibowo.

Video pertama menampilkan saat Eddy dan dua orang lainnya menuju ruang transit. Sementara, video kedua menampilkan saat Eddy dan Jimmy menuju ruang keberangkatan.

Dalam kasus ini, Lucas didakwa menghalangi proses penyidikan KPK terhadap tersangka mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro. Lucas diduga membantu pelarian Eddy ke luar negeri.

Baca juga: Staf AirAsia Berikan Topi dan Kacamata Hitam kepada Eddy Sindoro

Menurut jaksa, Lucas menyarankan Eddy Sindoro yang telah berstatus tersangka agar tidak kembali ke Indonesia. Lucas juga mengupayakan supaya Eddy masuk dan keluar dari wilayah Indonesia, tanpa pemeriksaan petugas Imigrasi.

Dalam mewujudkan hal tersebut, Lucas meminta bantuan Dina Soraya. Kemudian, Dina meminta bantuan sejumlah pegawai di bandara, termasuk Bowo dan Shinta.

Kompas TV Mantan Bos Lippo Grup Eddy Sindoro menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.