Komentari Prabowo, Mendagri Sebut Pemimpin Jangan Buat Pesimistis

Kompas.com - 19/12/2018, 17:56 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat ditemui wartawan di Stasiun Bandung, Rabu (4/7/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat ditemui wartawan di Stasiun Bandung, Rabu (4/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, semestinya siapapun yang memimpin Indonesia nantinya setelah memenangkan Pilpres 2019 tak membuat masyarakat pesimistis.

Hal itu disampaikan Tjahjo menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyatakan Indonesia bisa punah dalam pidatonya di Konferensi Nasional, Partai Gerindra, Sentul, Bogor, Senin (17/12/2018).

"Siapapun selama masih ada NKRI, masih ada Republik Indonesia, siapapun yang jadi pemimpin, ya harus mengembangkan potensi bangsa sebagai bangsa yang besar, jangan membuat pesimistis, itu saja saya kira," kata Tjahjo saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Baca juga: Ini Pidato Lengkap Prabowo yang Prediksi Indonesia akan Punah


Ia menambahkan, semestinya siapapun yang memimpin Indonesia nantinya harus menghargai para pahlawan yang telah memerdekakan negeri dengan menjaga optimisme warga negara.

Optimisme tersebut, kata Tjahjo, harus diembuskan ke seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok daerah.

"Bagaimanapun seorang pemimpin harus berbuat untuk kemaslahatan masyarakat, daerah, dan bangsanya," lanjut Tjahjo.

Baca juga: Wiranto Tantang Prabowo Pertaruhkan Rumah soal Pernyataan Indonesia Punah

Sebelumnya, Prabowo menilai Indonesia akan punah sebab para elite saat ini telah gagal dalam menjalankan amanah rakyat.

Prabowo mengatakan, selama puluhan tahun para elite telah membawa Indonesia ke arah yang keliru. Oleh sebab itu, tidak heran jika Indonesia tumbuh sebagai negara yang lemah.

Hal itu ia katakan saat berpidato pada Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

"Elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, sistem yang salah," ujar Prabowo.

"Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin dan semakin tidak berdaya bahkan bisa punah," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Baca juga: Prabowo: Saya Yakin Dapat Perbaiki Kondisi Negara Dalam Waktu Singkat

Prabowo pun meminta seluruh kader Partai Gerindra untuk berjuang dalam memenangi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

Di sisi lain, kata Prabowo, rakyat sangat menginginkan perubahan dan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

"Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah," ucap Prabowo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X