Wakil Ketua Dewan Masjid Jamin Tak Ada Radikalisme di Tempat Ibadah

Kompas.com - 20/11/2018, 19:45 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (14/11/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut ada 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin menjamin tak ada unsur radikalisme di masjid-masjid di Indonesia.

Ia mengatakan, data BIN itu ditujukan bukan kepada masjid, melainkan pada individu atau kelompok.

"Saya rasa apa yang disampaikan oleh aparat, apapun yang disampaikan, bahwa ada unsur-unsur kegiatan kegiatan radikalisme, tidak ditujukan kepada masjid, bukan masjid, tapi orang-orang, individu-individu atau kelompok-kelompok. Kalau masjid clear, masjid itu saya yakin saya jaminlah clear," kata Syafrudin saat ditemui di halaman Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/11/2018).

Baca juga: Wapres JK Mendorong Masjid Kampus Dapat Tangkal Paham Radikalisme

"Bukan itu yang dimaksud BIN, maksudnya itu orang-orangnya, itu bahasanya saja," sambungnya.

Menurut Syafrudin, masjid merupakan tempat suci dan rumah Allah. Oleh karenanya, masjid tak boleh diisi oleh orang-orang yang negatif.

Justru menjadi kewajiban selueuh umat Islam untuk menjaga kesucian masjid. Masjid, kata Syafrudin, merupakan pusat peradaban Islam, tempat umat Islam meningkatkan iman. Masjid juga menjadi tempat umat untuk berukhuwah Islamiyah dan berukhuwah watoniyah.

"Kalau masjidnya ya pasti itu rumah Allah, tempat suci, jadi kita harus jaga bersama," ujar Syafrudin.

Baca juga: Indahnya 3 Masjid Terapung di Indonesia

Oleh karena itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi (Menpan RB) itu justru mendorong masyarakat, khususnya remaja masjid, untuk membuat kegiatan-kegiayan positif demi kemaslahatan umat.

Dengan begitu, umat Islam bisa dijauhkan dari kegiatan-kegiatan radikalisme.

"Kalau semua, kita berbuat seperti ini itu ada pilihan-pilihan, jadi tidak fokus ke orang-orang yang radikal," kata Syafrudin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPR Ingatkan Paslon Pilkada Tak Memobilisasi Massa Saat Kampanye

Ketua DPR Ingatkan Paslon Pilkada Tak Memobilisasi Massa Saat Kampanye

Nasional
Kapolri Sebut Polisi yang Bubarkan Massa dengan Heli Sudah Ditindak

Kapolri Sebut Polisi yang Bubarkan Massa dengan Heli Sudah Ditindak

Nasional
Komisi I Setuju RUU Kerja Sama RI-Swedia di Bidang Pertahanan

Komisi I Setuju RUU Kerja Sama RI-Swedia di Bidang Pertahanan

Nasional
Puan: Peserta dan Penyelenggara Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Puan: Peserta dan Penyelenggara Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Kemenkes Keluarkan Pedoman Pengungsian Bencana Alam di Masa Pandemi Covid-19

Kemenkes Keluarkan Pedoman Pengungsian Bencana Alam di Masa Pandemi Covid-19

Nasional
UPDATE 30 September: 4.320 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 30 September: 4.320 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Ini Besaran Dana Awal Kampanye Anak dan Menantu Jokowi hingga Ponakan Prabowo

Ini Besaran Dana Awal Kampanye Anak dan Menantu Jokowi hingga Ponakan Prabowo

Nasional
Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Sebut Nama Jaksa Agung dan Mantan Ketua MA

Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Sebut Nama Jaksa Agung dan Mantan Ketua MA

Nasional
Koruptor Kerap Dapat Vonis Ringan, ICW: Nasib Pemberantasan Korupsi Suram

Koruptor Kerap Dapat Vonis Ringan, ICW: Nasib Pemberantasan Korupsi Suram

Nasional
Dalam Eksepsi, Jaksa Pinangki Bantah Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra

Dalam Eksepsi, Jaksa Pinangki Bantah Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra

Nasional
Pam Swakarsa Diprotes Komisi III DPR, Kapolri Diminta Ganti Namanya

Pam Swakarsa Diprotes Komisi III DPR, Kapolri Diminta Ganti Namanya

Nasional
Dana Awal Kampanye Pilkada 2020: Terendah Rp 50.000, Tertinggi Rp 2 Miliar

Dana Awal Kampanye Pilkada 2020: Terendah Rp 50.000, Tertinggi Rp 2 Miliar

Nasional
KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jambi 2014-2019 sebagai Saksi

KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jambi 2014-2019 sebagai Saksi

Nasional
Operasi Yustisi, Kapolri Sebut Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Denda

Operasi Yustisi, Kapolri Sebut Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Denda

Nasional
Acara KAMI Dibubarkan, Din Syamsuddin Bandingkan Sikap Polisi dengan Konser Dangdut di Tegal

Acara KAMI Dibubarkan, Din Syamsuddin Bandingkan Sikap Polisi dengan Konser Dangdut di Tegal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X