Kompas.com - 23/10/2018, 11:24 WIB
Sosialisasi Pemilu 2019 - Warga melintas di depan baliho sosialiasasi Pemilu 2019 di Jalan Ngurah Rai, Bali, Senin (8/10/2018). Sosialisasi Pemilu 2019 diharapkan tidak hanya dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun juga peserta Pemilu 2019 agar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK)
08-10-2018 WAWAN H PRABOWOSosialisasi Pemilu 2019 - Warga melintas di depan baliho sosialiasasi Pemilu 2019 di Jalan Ngurah Rai, Bali, Senin (8/10/2018). Sosialisasi Pemilu 2019 diharapkan tidak hanya dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun juga peserta Pemilu 2019 agar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK) 08-10-2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Elektabilitas PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Golkar berada di urutan empat teratas.

Hal itu berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada 24 September-5 Oktober 2018.

Berikut hasil survei tersebut seperti dikutip Harian Kompas:

  1. PDI-P (29,9 persen)
  2. Partai Gerindra (16 persen)
  3. PKB (6,3 persen)
  4. Partai Golkar (6,2 persen)
  5. Partai Demokrat (4,8 persen).
  6. Partai Nasdem (3,6 persen)
  7. PKS (3,3 persen)
  8. PPP (3,2 persen)
  9. PAN (2,3 persen)
  10. Perindo (1,5 persen)
  11. Hanura (1 persen)
  12. PBB (0,4 persen)
  13. PSI (0,4 persen)
  14. Partai Berkarya (0,4 persen)
  15. Partai Garuda (0,3 persen)
  16. PKPI (0,1 persen)

Dari lima partai teratas, jika dibandingkan dengan hasil survei April lalu, Partai Demokrat dan Partai Gerindra mengalami kenaikan tingkat keterpilihan.

Partai Demokrat naik 2 persen, sedangkan Gerindra naik hingga 5,1 persen.

Keterpilihan PKB juga meningkat 1,4 persen. Sebaliknya, elektabilitas PDI-P turun 3,4 persen. Penurunan juga dialami Golkar sebesar 1 persen.

Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Nasional
Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.