Belanja BPJS Besar, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hidup Sehat

Kompas.com - 17/10/2018, 12:23 WIB
Presiden Jokowi saat membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di Jakarta, Rabu (17/10/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Jokowi saat membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyoroti tingginya biaya belanja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Untuk itu, Jokowi menekankan pentingnya masyarakat mencegah penyakit daripada mengobati.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri Pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2018). 

Jokowi mengaku kaget biaya yang dikeluarkan untuk menanggung penyakit jantung menembus angka Rp 9,25 triliun.

"Bill BPJS Kesehatan tahun 2017 klaim kasus penyakit jantung itu Rp 9,25 triliun. Gede banget tuh Rp 9,25 triliun. Itu duit gede banget untuk penyakit jantung," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Urusan Utang Rumah Sakit Sampai ke Presiden, Kebangetan!

Sementara untuk klaim pengobatan kanker mencapai Rp 3 triliun dan gagal ginjal Rp 2,25 triliun.

Tak hanya penyakit katastropik, menurut Jokowi, dana yang harus dikeluarkan untuk membiayai penyakit lainnya juga tinggi.

Misalnya, penyakit katarak sebesar Rp 2,25 triliun, dan fisioterapi Rp 965 miliar.

Baca juga: Dana Talangan BPJS Kesehatan Rp 4,9 Triliun Sudah Cair

Akibat belanja yang besar ini, BPJS mengalami defisit. Jokowi mengatakan, sekitar sebulan lalu ia sudah memutuskan untuk menambah anggaran BPJS sebesar Rp 4,9 Triliun lewat APBN.

Namun, Jokowi heran dana talangan itu masih belum cukup untuk menutup defisit.

"Ini masih kurang lagi. 'Pak masih kurang, kebutuhan bukan Rp 4,9 T', lah kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta," kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi berharap masyarakat bisa mencegah penyakit dibandingkan harus mengobatinya.

"Yang ingin saya katakan bahwa, mencegah penyakit juga utama sangat utama, sebagaimana kita mengobati. Mempromosikan gaya hudup sehat juga sangat utama," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X