Pembukaan Asian Para Games 2018, Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas

Kompas.com - 05/10/2018, 11:09 WIB
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam acara kirab obor Asian Para Games 2018 di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (30/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam acara kirab obor Asian Para Games 2018 di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (30/9/2018).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari mengimbau seluruh penonton acara pembukaan Asian Para Games 2018 untuk memberi prioritas kepada penyandang disabilitas jika terjadi keadaan darurat.

"Seandainya terjadi sesuatu dalam pelaksanaan, (diimbau untuk) memberi prioritas kepada penyandang disabilitas untuk menggunakan fasilitas emergency," tuturnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).

Inapgoc telah menunjuk Kementerian Sosial sebagai koordinator yang mengundang para difabel untuk menyemarakkan acara ini.

Baca juga: Ini Pengalihan Arus Lalin Saat Acara Pembukaan Asian Para Games

Disebutkan bahwa jumlah penyandang disabilitas yang diundang saat acara pembukaan adalah 2.500 orang. Jumlah tersebut merupakan 10 persen bagian dari keseluruhan penonton.

Okto menjelaskan, jumlah tersebut dipilih dengan pertimbangan aspek keselamatan seluruh hadirin.

"Itu justru kenapa kita hanya memberikan 10 persen dari kuota tiket yang dijual untuk penyandang disabilitas, karena selain kenyamanan, kami juga mempertimbangakan keamanan dan keselamatan dari semua penonton," terang dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, sebelum acara akan ada sosialisasi terkait prosedur penyelamatan jika terjadi keadaan darurat. Para peserta akan diberi informasi terkait jalur keluar untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: Cara Kemensos Hadirkan Penyandang Disabilitas Di Asian Para Games 2018

Selain itu, panitia juga telah menyiapkan tenaga medis dan personel keamanan selama penyelenggaraan acara berlangsung.

Asian Para Games yang diikuti para atlet difabel ini akan digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober. Pesta olahraga ini diikuti oleh sekitar 3.000 atlet dan ofisial dari 43 negara peserta.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Nasional
Kapal Asing Kerap Masuk Wilayah Laut Natuna Utara, Pemerintah Diminta Tingkatkan Patroli

Kapal Asing Kerap Masuk Wilayah Laut Natuna Utara, Pemerintah Diminta Tingkatkan Patroli

Nasional
Aplikasi PeduliLindungi dan Sederet Keluhan Warga Terkait Penggunaannya...

Aplikasi PeduliLindungi dan Sederet Keluhan Warga Terkait Penggunaannya...

Nasional
Pelatih dan Atlet yang Tak Raih Medali Paralimpiade Juga Dapat Bonus dari Jokowi

Pelatih dan Atlet yang Tak Raih Medali Paralimpiade Juga Dapat Bonus dari Jokowi

Nasional
Leani Ratri Oktila, Peraih Emas Paralimpiade, Hadiahkan Raket untuk Jokowi

Leani Ratri Oktila, Peraih Emas Paralimpiade, Hadiahkan Raket untuk Jokowi

Nasional
Menteri PPPA: Pengasuhan Anak Kunci Utama Pencegahan Stunting

Menteri PPPA: Pengasuhan Anak Kunci Utama Pencegahan Stunting

Nasional
Terima 11 Nama Calon Hakim Agung, Ketua DPR Pastikan Proses Pemilihan Berjalan Terbuka

Terima 11 Nama Calon Hakim Agung, Ketua DPR Pastikan Proses Pemilihan Berjalan Terbuka

Nasional
Manusia Dinilai Jadi Salah Satu Penyebab Pesisir Utara Jawa Darurat Tenggelam

Manusia Dinilai Jadi Salah Satu Penyebab Pesisir Utara Jawa Darurat Tenggelam

Nasional
Kecewa RUU Perampasan Aset Tak Masuk Prolegnas Prioritas, PPATK Ingatkan Komitmen DPR-Pemerintah

Kecewa RUU Perampasan Aset Tak Masuk Prolegnas Prioritas, PPATK Ingatkan Komitmen DPR-Pemerintah

Nasional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade, Leani Ratri Oktila Terima Bonus Rp 13,5 Miliar

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade, Leani Ratri Oktila Terima Bonus Rp 13,5 Miliar

Nasional
PPATK Kecewa RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Revisi Prolegnas Prioritas 2021

PPATK Kecewa RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Tak Masuk Revisi Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Jokowi Minta Prestasi Indonesia di Paralimpiade 2024 Ditingkatkan

Jokowi Minta Prestasi Indonesia di Paralimpiade 2024 Ditingkatkan

Nasional
Pembelajaran Jarak Jauh Tak Optimal, Wapres: Bukan Belajar Daring, tapi Tidak Belajar

Pembelajaran Jarak Jauh Tak Optimal, Wapres: Bukan Belajar Daring, tapi Tidak Belajar

Nasional
Alex Noerdin Punya Harta Rp 28 Miliar, Kasusnya Rugikan Negara Rp 430 Miliar

Alex Noerdin Punya Harta Rp 28 Miliar, Kasusnya Rugikan Negara Rp 430 Miliar

Nasional
Indonesia Kembali Kedatangan Vaksin Pfizer dari AS, Jumlahnya 2,6 Juta Dosis

Indonesia Kembali Kedatangan Vaksin Pfizer dari AS, Jumlahnya 2,6 Juta Dosis

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.