Tentukan Ketua Timses, Jokowi dan Prabowo Dinilai Saling Menunggu

Kompas.com - 03/09/2018, 13:06 WIB
Ilustrasi pilpres, pemilu Kompas CetakIlustrasi pilpres, pemilu

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pemenangan dua pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden yang akan bertarung pada Pemilihan Presiden 2019 belum menentukan siapa yang akan duduk sebagai ketua tim sukses ( timses).

Di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, nama Djoko Santoso, yang kini menjabat anggota Dewan Pembina Partai Gerindra disebut-sebut sebagai kandidat kuat ketua timses.

Namun, belum ada keputusan resmi soal ini.

Sementara, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin juga belum menentukan siapa yang akan menjadi ketua tim pemenangan. Sejumlah nama masuk bursa ketua timses seperti Erick Thohir dan Najwa Shihab.


Adapun, beberapa tokoh yang disebut menjadi kandidat, di antaranya Mahfud MD dan Din Syamsuddin sudah menyatakan menolak untuk bergabung di timses pasangan calon.

Saling menunggu

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai, tim kedua pasangan ini saling menunggu.

"Polaritasnya mirip dengan penentuan cawapres. Saling mengintip, saling main mata, dan saling menunggu," kata Pangi kepada Kompas.com, Senin (3/9/2018).

Menurut dia, posisi ketua timses adalah posisi strategis karena bertugas mengatur strategi dan formasi kemenangan, menangkal isu, serta menguasai medan perang dalam kontestasi pemilu.

"Minimal ketua tim pemenangan harus paham membaca fenomena tren perilaku pemilih, piawai dan mahir memainkan sentimen, paham manajemen isu yang bakal dimainkan termasuk meng-counter-nya," jelas dia.

"Lalu, mengerti betul soal program yang sedang dibutuhkan pemilih, memahami personal branding, dan paham akan kelemahan capres dan cawapres lawan politiknya," lanjut Pangi.

Oleh karena itu, masing-masing pasangan sangat berhati-hati dalam menentukan siapa ketua yang dipilih.

"Kalau salah merekrut ketua tim pemenangan, maka bisa blunder dan bunuh diri bagi capres dan cawapres," kata dia. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Bos Lippo Group James Riady Mangkir dari Panggilan KPK

Nasional
Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Seorang Saksi Kasus Meikarta Ajukan Perlindungan Saksi ke KPK

Nasional
Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Nasional
Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Pasca-Putusan MK, Nasdem Tegaskan Tak Akan Calonkan Eks Koruptor di Pilkada

Nasional
Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Dalami Laporan terhadap Akun @digeeembok, Subdit Cyber Crime Polda Metro Back Up Polresta Bandara Soetta

Nasional
Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Cerita Jusuf Kalla Saat Jadi Mediator Konflik Poso dan Ambon...

Nasional
Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Divisi Humas Polri Akan Jadi Badan Humas, Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Nasional
Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Polisi Dalami 2 Laporan Politisi PDI-P Henry Yosodiningrat ke Bareskrim

Nasional
Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Saat Pimpinan MPR Berkelakar soal Jabatan Waketum Partai Golkar...

Nasional
Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Mahfud MD Ungkap Kemungkinan Kejutan di Susunan Dewan Pengawas KPK

Nasional
Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Puan Maharani Minta Nadiem Tak Buru-buru Ganti UN: Jangan Sampai Merugikan Siswa

Nasional
Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Gibran Daftar Pilkada Solo, PDI-P Sebut Megawati Akan Beri Atensi Khusus

Nasional
Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Kemendagri Minta KPU Patuhi Putusan MK soal Pencalonan Eks Koruptor

Nasional
Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Ketua MPR: Partai-partai Besar Harus Jamin Wacana Amendemen UUD 1945 Tak Melenceng

Nasional
Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Kasus Impor Bawang Putih, Terdakwa Penyuap Anggota DPR Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X